Memburu Pelaku Pengeroyokan Tewasnya Pemuda 27 Tahun, Polisi Berhasil Amankan Dua Pelaku

Memburu pelaku pengeroyokan terhadap korban pemuda Ende berinisal NFNW (27) warga jalan Nangka, Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, akhirnya, Penyidik Sat Reskrim Polres Ende berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku penganiayaan.

Kasat Reskrim Polres Ende IPTU Jon Suhardi  melalui KBO Reskrim Polres Ende IPDA Arnoldus Arakoi kepada media ini di ruang kerjanya jumad (1/10/2021) sekitar pukul 16.30 mengatakan setelah di lakukan pemeriksaan kepada para saksi hampir 6 Jam, Penyidik akirnya mengamankan dua orang terduga pelaku MGL dan HYBP.

Penyidik kata IPDA Arnoldus akan mengeluarkan surat penangkapan kepada kedua orang tersebut dan selanjutnya dalam waktu 1 x 24 jam akan di lakukan penetapan sebagai tersangka.

 “Dalam waktu 1×24 jam penyidik punya kewenangan untuk melakukan Pemeriksaan dan mengeluarkan surat penangkapan terlebih dahulu setelah itu baru di lakukan Penetapan Tersangka dan penahanan” ungkap IPDA Arnoldus

Lanjutnya, Kata IPDA, dari dua orang terduga pelaku penganiyayaan tersebut, tentunya penyidik akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui, apakah ada tersangka baru atau tidak.

Sementara, kedua orang terduga pelaku penganiyayaan telah diamankan di Mapolres Ende guna untuk kepentingan penyelidikan. Tutupnya

Dalam pemberitaan Ritmeflores com sebelumnya, pengeroyokan dipicu, disaat korban bersama rekannya EL hendak membeli rokok di salah satu kios dekat Hero Swalayan, Jalan Gatot Subroto, pukul 03.00 Wita. Kemudian datanglah segerombolan pemuda tak dikenal mengeroyok korban hingga tewas.

Kasat Reskrim Polres Ende IPTU Jon Suardi, ketika dihubungi Ritmeflores.com menjelaskan sata ini, Polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang mengetahui kasus pengeroyokan tersebut.

“Ya kini polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Saat ini polisi sedang memeriksa sejunlah saksi”. Ujar Jhon Suhardi

Menurut keterangan saksi EL, lanjut IPTU Jon Suhardi, dia mengaku bahwa setelah terjadi perkelahian hebat, dirinya berupaya lari menyelamatkan diri meninggalkan korban sendiri di keroyok oleh segerombolan Pemuda tak dikenal.

Namun, menurut saksi EL, tidak seorangpun pelaku yang dikenalinya. Karena pengeroyokan terjadi di malam hari dan sebagian pelaku ada yang menggunakan masker. Sehingga, saksi EL sulit mengenal pelaku.

Selain EL, Lanjut Jhon Suhardi, saat ini Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi yang melintasi jalan Gatotsubroto.

Diantaranya, pertama saksi berinisial Y M W. M (17) Pelajar Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, kedua saksi inisial I.I Pelajar, Alamat Jalan Perwira, Ketiga A.F (17) Pelajar Alamat Woloare B, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara.

Menurut Jhon Suhardi, dalam keterangan ketiga orang saksi mengaku disaat melintas jalan Gatot Subroto, saksi melihat ada kerumunan masa di depan rumah Warga. Ujarnya

Lanjutnya, saksi melihat korban dalam keadaan tertidur dengan posisi tengadah, kemudian salah seorang warga meminta pertolongan kepada saksi agar korban segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Ende. Kata Jon Suhardi

Kemudian, pada pukul 04.00 wita, para saksi langsung mengevakuasi korban menuju RSUD Ende menggunakan mobil Angkutan Umum Sulastri berwarna coklat No. Pol EB 1573 AA.

Namun, pukul 04.15 Wita, setelah korban mendapatkan perawatan di ruang IGD RSUD Ende, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak tim Medis RSUD Ende.

Sementara, saat ini, tim penyidik Polres Ende, masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi terutama rekan Korban EL yang diketahui membonceng korban

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||