Wujudkan Ekonomi Mandiri Desa Debar, Prof Intyas : Perlu Dilakukan Harmonisasi Koperasi dan Bumdes

Dalam mewujudkan kesejahteraan bersama yang didasarkan pada spirit peningkatan Ekonomi warga di Desa, maupun sinkronisasi dan harmonisasi kelembagaan yang berada di Desa, antara Koperasi dan Bumdes menjadi suatu yang mutlak diperlukan.

Menurutnya, Bumdes ibarat Perusahaan yang ada di Desa, sedangkan Koperasi adalah lembaga keuangan yang Ada di Desa. Untuk itu, Koperasi dan Bumdes bisa dikawinkan sehingga bisa saling support dan saling menguatkan demi tujuan kesejahteraan bersama.

Demikian tutur Guru Besar Univesitas Staywacana Prof. Dr. Intyas Utami, S.E, M.Si.Ak, CA, CMA, AIA, CFrA dalam acara FGD (Focus Group Diskusi) tentang harmonisasi Bumdes dan Koperasi yang berlangsung di Aula Kantor Desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko. Selasa, 11 Oktober 2021.

Professor Intyas yang juga Staf khusus Gubernur NTT ini menuturkan Saat ini NTT memiliki program Gesit( gerakan 1000 koperasi digital) kita kembali untuk menghidupkan koperasi. Untuk tujuan ini kami berkerjasama dengan dua desa dan Bumdes di Kabupaten Ende yakni Au Wula desa Detusoko Barat dan Bumdes Kita Desa Wologai Tengah Kecamatan Detusoko.

Menurutnya, Bumdes Au Wula dengan digitalisasi sudah berjalan dan Ada juga Koperasi kita mau support untuk kedua lembaga ini, dari sisi pendamoingan dan system digitalisasi. Koperasi menjadi lembaga keuangan di desa, at au Non-Bank, dan kedunya bisa saling mengisi dan mendukung.

“Dari sisi modal, Bumdes modal Dari Pemerintah, sedangkan koperasi modal dari Anggota, hibah Dan Pinjaman. Anggota bumdes bisa menjadi Anggota Koperasi”, tutur Intyas.

Lanjut Prof Intias, Harmonisasi antara Bumdes dan Koperasi juga ditanggapi secara positif oleh Kepala Dinas Koperasi Dan UMKM Kab. Ende Sebastianus Bele, harmonisasi Koperasi dan Bumdes bisa untuk jalan bersama karena Sama Sama memiliki tujuan untuk kesejahteraan.

“Dua entitas lembaga di desa harus berjalan beriringan. Detusoko Barat sudah memiliki Koperasi Anggur Merah dengan nama KSU Debar dan mendapatkan support Dari Pemerintah untuk Dana Bergulir 250 juta dan Replikasi 250 juta”. Bilang Intias

Kami berharap detusoko Barat Sudan Ada modal dasar jangan hanya focus pengembangan Bumdes namun juga Koperasi, jadi tinggal bagaimana untuk men perkuat kepengurusan, pendampingan pengawasan dan pembinaan sehingga bisa dilakukan harmonisasi dan pengembangan ke depan, tambah Bele.

Harus Menjadi Pilot Project

Senada dengan Sebastianus Kepala Bidang Kelembagaan PMD Kabupaten Ende dan Arnoldus Jansen Renggi mengatakan Dari 255 Desa Ada 88 Bumdes terbentuk 31 Aktif, 2 super aktif yakni di desa Detusoko Barat Bumdes Au Wula dan Bumdes Kita, Desa Wologai Tengah.

Harmonisasi Bumdes dan Koperasi ini menjadi contoh, detusoko Barat dan Wologai Tengah harus menjadi pilot project khususnya terkait bumdes Dan Koperasi sehingga pertunbuhan ekonomi di Desa bisa terlihat.

Camat Detusoko, Dus Santiasa, tanggapan positif terkait FGD, spirit hari ini, kita coba buka bergerak satu langkah lebih maju, produk unggulan kita dibangun dan hal ini perlu komitment bersama. Semua harus bergerak bersama, harus bisa lebih. Detusoko Barat menjadi spirit untuk 19 desa lainnya di Kecamatan ini.

Kades Detuasoko Barat, nando Watu menanggapi FGD sangat berterimakasih karena di Desa Ada dua lembaga, Ada bumdes dan ada Koperasi, harmonisasi koperasi dan bumdes menjadi peluang emas untuk bekerjasama dan saling menguatkan.

“Kami apresiasi dengan kehadiran Universitas Kristen Satyawacana karena bagian Dari tanggubgjawab akademik untuk mendukung pemberdayaan ekonomi di Desa . Ini merupakan program kolaborasi antara Universitas dan Desa karena di support oleh kemenristek dikti”. Ujar Nando

Menurutnya, Kami memiliki bumdes dengan dua unit usaha dan juga saat ini Ada koperasi KSU Debar, dan ke depan kami Akan restrukturisasi kepengurusan, Meng hidupkan kembali lembaga perbankan yang ada di Desa dan akan berkolaborasi untuk saling support usaha.

“Anggota koperasi bisa Pinjam untuk mendukung usahanya yang nanti dijual ke bumdes, dan anggota bumdes bisa berinvestasi di koperasi”. Kata Nando

FGD harmonisasi bumdes dan Koperasi dihadiri oleh team Dari Universitas Kristen Staywacana, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Ende, Kabid Kelembagaan PMD kab. Ende, Utusan Dari TNK Kelimutu, Camat Detusoko, Pengurus Bumdes Au Wula, Pengurus Koperasi Debar, Pok darwis, BPD, Kepala Dusun dan Warga Masyrakat.

 

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||