Genjot Prestasi! RSUD Ende Dibawah Kepemimpinan “dr. Aries Dwi Lestari” Meraih Kategori A atau Baik Oleh BPKP Provinsi NTT

Sesungguhnya, ketertinggalan prestasi yang dialami oleh hampir sebagian besar pimpinan ditubuh birokrasi pemerintahan berplat merah, ‘bukanlah jalan buntuh’. Melainkan, lintasan ‘jalan tol’ dari prestasi keberhasilan yang tertunda. Kenyataan ini, berhasil diraih kembali oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende.

Dimana, pada tahun 2018 silam, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende sempat menelan ‘pil pahit’ ketertinggalan prestasi dengan mendapat¬† Penialian kategori B atau sedang oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun, meskipun demikian, pasca ‘dr. Aries Dwi Lestari’ ditunjuk sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende pada April 2019 lalu, perbaikan dan pembenahan kualitas manajemen RSUD Ende, dibawah kendalinya, terus digenjot.

Hingga pada akhirnya, memasuki tahun 2020, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende kembali meraih trofi prestasi yang terbilang gemilang dari BPKP Provinsi NTT, mendapat kategori A atau Baik dengan nilai kinerja mencapai 61,11.

Minggu, 19 Desember 2021, dalam gelaran konferensi pers di lantai II RSUD Ende, ‘dr. Aries Dwi Lestari’ selaku Direktur RSUD Ende ‘jebolan April 2019′ itu, kepada awak media diruang kerjanya, lantai II. Jalan Profesor WZ. Yohanes

Ia menuturkan, sesuai hasil evaluasi dan penilaian kinerja oleh Inspektorat dan BPKP NTT, terhadap Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Ende tahun 2020, mendapat penilaian prestasi dengan kategori A atau Baik.

Hasil penilaian itu disampaikan oleh Sofian Antonius selaku Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTT, dalam rapat bersama yang di pimpin oleh Sekda Ende, ‘dr. Gusti Ngasu’ di lantai II Kantor Bupati Ende, pada Jumad 17 Desember 2021, lalu.

“Waktu itu beliau hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh inspektorat, beliau memaparkan mengenai sistem pengendalian interen untuk peningkatan tata kelola kepemerintahan Kabupaten Ende, salah satu dicantumkan kinerja RSUD Ende”. Kata dr. Aries Dwi Lestari

Dalam rapat itu, sambung dr. Aries beliau menyampaikan mengenai hasil evaluasi kinerja BLUD di RSUD Ende tahun buku 2020 oleh inspektorat dan meraih penilain dengan kategori A baik bernilai 69,11 dari perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Ini sebenarnya penilaian rutin tiap tahun. Kemarin, 2020 itu untuk seluruh provinsi NTT seluruh Rumah Sakit yang ikut dinilai hanya enam Rumah Sakit salah satunya RSUD Ende, ya kebetulan RSUD Ende mendapat nilai Baik oleh BPKP Provinsi NTT”. Bilang Aries Dwi Lestari

Sementara, sebelum dirinya menjabat sebagai Direktur, dr Aries menyampaikan bahwa pada tahun 2018 lalu, Rumah Sakit Umum Ende, pernah mendapatkan penilaian dengan kategori B atau sedang oleh BPKP NTT.

Namun, Kata dia, dirinya tidak bisa menyampaikan lebih detail mengenai alasan mengapa terjadi demikian. Karena pada waktu itu, dirinya belum menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Ende.

“Ya 2018 lalu, saat RSUD Ende mendapat penilaian B atau sedang oleh BPKP NTT, saya belum memimpin RSUD Ende. Karena saya dipercayakan untuk menjabat sebagai Direktur RSUD Ende sejak April tahun 2019”. Ujar Aries Dwi Lestari

Maka itu, dirinya bersyukur bahwa sejak dia memimpin RSUD Ende sebagai direktur pada april tahun 2019 lalu hingga berjalan memasuki tahun 2020 lalu, direzimnya, RSUD Ende kembali mendapatkan prestasi dengan Kategori A atau Baik oleh BPKP NTT.

“Jadi alhamdulilah, sejak saya memimpin sebagai direktur RSUD Ende di tahun 2020, kembali mendapatkan penilaian A atau Baik oleh BPKP Provinsi NTT”. Sambung Aries, Ini adalah kado terindah diakhir tahun kita dianugerahi nilai baik dan ini dipresentasekan oleh Kapala Perwakilan BPKP Provinsi NTT”. Ucap Aries

Tiga Aspek Penilaian BPKP Provinsi NTT

Selain itu, dia menerangkan bahwa terdapat tiga aspek yang dinilai oleh BPKP NTT, yakni penilaian terhadap aspek keuangan, aspek pelayanan dan aspek mutu serta manfaat kepada masyarakat.

Menurutnya, aspek keuangan yang dinilai terdapat dua hal yaitu penialian terhadap hasil keuangan dan penilaian terhadap kepatuhan pengelolaan keuangan RSUD Ende.

Kemudian, lanjut dr. Aries bahwa, untuk aspek pelayanan yang dinilai terdapat tiga hal meliputi, penilaian terhadap pertumbuhan produktifitas, penialian terhadap efektivitas pelayanan dan pertumbuhan pembelajaran.

Sementara, kata dia, untuk aspek mutu dan manfaat terhadap masyarakat yang dinilai terdapat lima hal, yaitu, penilaian terhadap mutu pelayanan, mutu klinik, kepedulian kepada masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan, dan akreditasi Rumah Sakit Umum Ende.

Dari sejumlah aspek – aspek yang dinilai tidak hanya melakukan penilaian namun BPKP NTT pun melakukan uji petik langsung dilapangan. Jadi pihaknya hanya sebatas memfasilitasi saat tim dari BPKP datang.

Sehingga, dibawah kendalinya, dia berhasil mengembalikan marwah RSUD Ende keluar dari ketertinggalan prestasi yang awalnya B atau sedang menjadi A atau Baik di tahun 2020 oleh BPKP NTT.

Aries menuturkan, terhadap prestasi yang diraih RSUD Ende, kami mengucapkan impah terima kasih setinggi – tingginya kepada seluruh komponen atas keterlibatannya. Karena yang dinilai bukan hanya manajemen rumah sakit tetapi seluruh komponen rumah sakit termasuk tenaga fungsional dan staf di RSUD Ende.

“Jadi kalau hanya manajemen tentu tidak mungkin bisa meraih prestasi tersebut melainkan karena ada tenaga para fungsional dan para staf, sehingga RSUD Ende meraih prestasi dengan Kategori A atau Baik”. Tukasnya

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||