EKBIS, NEWS  

Soal Kerusakan Jaringan Perpipaan, Bupati Djafar Berjanji Akan Jawab Permintaan PDAM Tirta Kelimutu

Merespon Kerusakan pada Jaringan instalasi perpipaan Milik Perusahan Umum Daerah Air Minum Tirta Kelimutu Ende yang hanyut terbawa banjir pada beberapa hari lalu, Bupati Ende Djafar Achmad berjanji akan segera menjawab permintaan PDAM Ende

Mengenai peristiwa tersebut, kepada Ritmeflores.com, Jumad, 21 Januari 2022, Bupati Ende Djafar Achmad menuturkan sebelumnya telah mendapatkan laporan tentang kerusakan tersebut dari Direktur Perumnda Tirta Kelimutu.

Tentunya, menurutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Ende siap untuk menanggulangi terkait perbaikan instalasi perpipaan karena merupakan akses penting bagi masyarakat. Kata Djafar

“Saya sudah perintahkan kepala PUPR untuk hitung. Kita sudah bentuk tim penanggulangan bencana. Untuk kepentingan masyarakat pasti kita tanggulangi. Bisa gunakan dana sebelum perubahan, “ungkap bupati Djafar.

Sebelumnya diberitakan oleh media ini bahwa, Hujan mengguyur Kota Ende sejak selasa, 18 – 19 Januari 2022 menyebabkan fasilitas berupa instalasi jaringan perpipaan pada Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kelimutu Ende, harus mengalami kerusakan parah.

Kamis, 20 Januari 2022, kepada Ritmeflores.com via telepon genggam, Direktur PDAM Tirta Kelimutu, Yustinus Sani mengakui bahwa terdapat sebanyak 37 batang pipa distribusi berdiameter 12 cm yang menyalurkan air dari Kali Wolowona hanyut terbawa banjir.

Dari peristiwa itu, akibatnya, hampir seluruh wilayah dalam Kota Ende dipastikan kesulitan mendapatkan pasokan air bersih dikarenakan oleh sejumlah jaringan perpipaan rusak. Kata Yustinud

“Saat ini, kami sedang melakukan perhitungan atas kejadian tersebut. Pipa yang hanyut ada 37 batang. Itu per batang harganya 9 juta belum ditambah aksesoris, pajak dan transportasi”. Terang Yustinud

Yustinus memaparkan bahwa dari kerusakan fasilitas berupa perpipaan, PDAM Tirta Kelimutu Ende tengah mengalami kerugian kurang/lebih sekitar 500 juta rupiah.

“Ya kerugian kira-kira sekitar 500 juta rupiah”, tutur Yustinus Sani

Selain itu, Yustinus mengatakan bahwa akibat putusnya instalasi jaringan perpipaan, pelayanan air minum bersih kepada para pelanggan di sebagian wilayah kota Ende tidak bisa berjalan maksimal.

Dijelaskannya, wilayah yang terdampak antara lain Roworeke, Dolog, Boabawa, Arubara, Jalan Irian Jaya, sebagian Jalan Kelimutu, Jalan Pahlawan, Jalan Banteng, Jalan Sudirman, dan Jalan Garuda.

Untuk tetap melayani pelanggan, pihak Perumda Tirta Kelimutu akan melakukan roling jadwal pelayanan dari mata air lain. Tentu saja hal ini akan mengubah jadwal, dari sebelumnya dua hari sekali menjadi lima hari sekali.

“Kami akan mengubah jadwal dari sebelumnya 2 atau 3 hari menjadi 5 hari baru dilayani. Kita belum tahu kapan selesai perbaikan. Kami akan laporkan kepada bapak bupati. Apalagi saat ini Perumda Tirta kelimutu tidak memiliki dana perbaikan sebesar itu,” tutup Yustinus.

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||