NEWS  

Terjun Langsung ke Pasar Kroscek Kemandirian Ekonomi Ende, Sembari Nyeleneh VBL Bilang “Telur Kita yang Lain Ada Tapi Telur Ayam Tidak Ada”

Dalam Kunjungan Kerja Gubernur NTT sewilayah Lembata – Flores, sebenarnya dalam rangka melakukan pemantauan secara langsung untuk mengerahui situasi dan kondisi ekonomi disetiap daerah, apakah masih tergantung dengan luar daerah atau tidak.

Maka itu, menurut VBL, langkah solutif yang paling gampang untuk dilakukan pengecekan secara langsung di setiap daerah flores dan lembata adalah dengan cara turun langsung ke setiap pasar.

“Mengapa saya tiap kunjungan kerja pasti ke pasar bukan karena saya mau ketemu mama – mama di pasar sekalian saya lihat. saya bisa hitung daerah ini, apakah kemandirian daerah masih bisa dipertahankan atau tidak”

Pergi ke pasar dalam rangka agar kita bisa berhitung bawang datang dari mana cabeh dari mana, tomat, garam, ikan, daging, telur datang dari mana, sehingga dari situ kita bisa mengetahui, bagaimana san sejauhmana tingkat kemandirian masyarakat disuatu daerah.

Karena, menurut Gubernur NTT, VBL bahwa apabila 80 persen kebutuhan akan pangan datang dari luar itu Daerah, maka itu kita bisa mengerhaui bahwa Kabupaten Ende sedang dalam bahaya pangan. Bilang VBL

“Jadi pasar itu sebuah gambaran komplit untuk kita melakukan riset sederhana dan bisa langsung mengukur tingkat kemandirian dan menyimpulkan bahwa kabupaten dalam bahaya atau tidak”. Kata VBL

Namun, dirinya melakukan pemantauan di Kabupaten flotim dan lembata untuk mengecek kebutuhan pangan, setelah dilakukan pengecekan, mayoritasnya barang berupa pangan datang dari ende dan maumere.

“Saya sebentar lagi akan datang ke pasar. Karena dari pasar, kita bisa lihat gambaran tingkat ketergantungan barang alias pangan, di Kabupaten Ende itu, kira – kira dari luar berapa persen. Kalau kita cek langsung, pasti ketahuan pak bupati” Bilang VBL

Selain itu, VBL mengatakan kalau seandainya, Bupati Ende Djafar Achmad dan Wabub Ende Erikos rajin turun ke pasar maka kamu berdua akan bisa mengetahui sejauh mana tibgkat ketergangan barang dari luar daerah.

Ia mencontohkan, seperti bawang merah dan bawang putih kira – kira datang dari luae daerah, maka kita harus mencari cara sehungga bawang kedepan, tidak datang dari daerah lain lagi melainkan datang dari Ende sendiri.

Selain itu, seperti telur ayam datang dari surabaya maka kita harus hasilkan telur ayam agar tidak lagi datang dari luar surabaya. Karena dikala, surabaya problem maka kita tidak perlu tunggu telur ayam.

“Hanya kalau telur kita yang lain saja ada tapi telur ayam tidak ada” Nyeleneh VBL sembari melucu dihadapan para undangan yang hadir dalam acara peresmian kantor fungsional Bank NTT di Moni, Kecamatan Kelimutu

Namun, hal ini memang sudah menjadi sebuah tantangan serius yang dihadapi oleh masyarakat Nusa Tenggara Timut (NTT), sebenarnya langkah pengawasan terhadap jalannya pembangunan bisa dicanagkan secara sederhana.

Pengawasan yang sederhana, salah satunya itu adalah dengan cara kita datang ke pasar untuk melakukan riset, setelah itu, kita analisis, kemudian kita putuskan apa saja yang harus kita benahi dan selesaiakan.

“Ya sebenarnya cara ini efektif tapi jarang dipakai oleh setiap pemerintah tidak hanya kabupaten ende tetapi juga kahupaten diluar ende” Ucap VBL

 

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||