NEWS  

‘De’Barbara’ Surga Mungil yang Terdampar di Wilayah Ende Barat Kota Pancasila

Guguran sunset meletus diatas kanvas warnai dinding cakrawala. Keindahan alam menjamah. Mengukir segala pesona. Mendandani De’barbara dipelupuk hutan hijau nan asri,┬ábagai surga mungil yang terdampar dibibir sungai Nangaba, wilayah Ende Barat yang laris terkenal sebagai tempat pemandian Soekarno.

De’Barbara adalah salah satu spot agrowisata baru yang disulap dengan desain tekstur bambu kuning alami, berada tepat di RT 008/RW 004, Dusun One Kota, Desa Embu Ndoa, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende.

Keberadaannya sangat menjamin kenyamanan. Karena Desain banguan Rumah bambu kuning dengan panduan landscape pemandangan alam hutan hijau, sungai dan pantai, bakal menjadi daya tarik kekinian khas ende hadir di Kota Pancasila.

Kehadiran De’Barbara cukup memberi andil yang tak sedikit dalam memantik pertumbuhan agrowisata di Daerah Kabupaten Ende membuming di seantero Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bahkan Nasional hingga dunia.

Karena, keindahan yang dimiliki De’Barbara sungguh menarik dan menakjubkan dapat membidik para wisatawan lokal domestik hingga manca Negara, datang untuk berlibur bersama pasangan dan keluarga di Kota Ende.

Sumpah! Jika anda berkunjung ke De’Barbara, bikin anda malas pulang. Karena, berbagai suguhan alam didalam kawa hutan begitu eksotis membuat anda betah. Bahkan saking nyaman, anda bakalan memilih tetap berada disana.

Bila berkunjung kesana, jarak tempuh dari Ibu Kota Ende, tempat Bung Karno merenungkan Dasar Negara, dan menemukan lima butir pancasila hanya sekitar 8 Km, anda dapat dengan cepat tiba di De’barbara.

Tentunya untuk meraih kesejukan alam disana, anda tidak perlu berjudi dengan waktu. Karena, anda bisa berkunjung ke De’barbara, itu kapan saja anda mau dan inginkan untuk berlibur, bersantai, berselfy ria disana.

Launching De’barbara

Ditengah kicauan burung. Gema suara kodok hingga desiran aliran sungai dan pantai sekitar membentuk rima nada turut serta mewarnai acara misa syukur dan launching Agrowisata De’barbara di Dusun One Kota, Desa Embu Ndoa, Kecamatan Ende Utara.

Kamis, 12 Mei 2022, Owner De’Barbara Villa Restaurant, Recreation Park, Angelius Wake Kako, dalam sambutannya mengatakan nama Barbara merupakan kesatuan pertalian dari dua rumpun turunan keluarga besar Mama dan Bapak.

Kami mempunyai visi, long life turism atau menciptakan pariwisata umur panjang dan selamanya. Karena kami melihat dunia masa depan yang bakal akan terjadi adalah dunia jalan – jalan.

Keterangan Foto : Pencetus Ide De’Barbara Angelo Wake Kako Memberikan Sambutan Pembukaan Launching Agrowisata De’Barbara. Kamis, 12 Mei 2022

“Ata sambil kema sambil mbana wi sia wengi rua atau orang sambil kerja, sambil jalan dimasa mendatang. Karena dunia masa depan adalah dunia jalan – jalan”. Bilang Angelo Wake Kako

Mengingat banyak sekali ditemukan orang – orang berpergian sambil bekerja. sehingga pariwisata menjadi lokomotif yang perlu diseriuskan agar dampak positif dari pariwisata bisa memberikan kemajuan bagi daerah, bangsa dan negara.

Tiga Misi Dalam Konsep Membangun De’Barbara

Pertama pariwisata harus pro erth harus pro terhadap lingkungan dan tentu harus pro terhadap bumi. Sehingga sengaja bambu menjadi tekstur infrastruktur utama dalam membangun seluruh konstruksi yang ada di De’Barbara.

Karena kami ingin menegaskan bahwa alam harus mampu bersatu dengan manusia dan saat ini kita harus mampu bergerak untuk kesana.

Kedua, Pro People atau berpihak terhadap manusia baik didalam.maupun masyarakat sekitar. Sehingga ketika awal kami mendesain hingga memunculkan ide besar tentang agro wisata.

Konsep agro wisata sebenarnya muncul dari De’Barbara namun bukan hanya sekedar lokasi disini tetapi kami ingin menjadikan bantaran sepanjang kali nangaba sebuah agro wisata yang maha dahsyat.

Karena nangaba adalah tempat pertemuan khusus semua orang disetiap hari minggu. Maka itu kami menganggab hal ini sebagai potensi besar yang harus dimanfaatkan. Salah satu yang dimulai, membuka Jalur tracking kuda.

Ketiga pro terhadap pertumbuhan wisata, menurut cerita otang tua zaman dulu bahwa disini nangaba adalah area perlombaan kuda. Dari situ kami mulai bersama tetangga, para pemilik lahan dan seluruh masyarakat mulai membuka jalur tracking kuda.

Karena dirinya menyadari bahwa kehadiran patiwisata salah satunya De’Barbara harus bisa mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Dari situlah, kita mampu menjawabi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya secara sengaja menulis undangan beralamat lokasi De’Barbara beralamat jalan trans Ende Bajawa Kilometer 8 Nangaba. Karena ketiak menyebut nangaba dari Ende rasanya sangat jauh”

Sementara kota kita bangun dengan sangat bincang. Ini kilometer 8 tempat kita berdiri. Saya sengaja ketika sebut kilomter 8 agar merasa sangat dekat berpergian kesini sama seperti kita pergi ke roworeke. Kata Angelo

Dirinya berharap dengan hadirnya Agtowisata De’Barbara dapag memantik pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Ende umumnya dan masyarakat sekitar khususnya.

“Semuanya bertujua agar masyarakat disekitar bisa berpeluang mendapatkan remah – remah kesejahteraan dari hadirnya Agrowisata De’Barbara di Kota Pancasila”. Ungkap Pencetus Ide De’Barbara

 

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||