NEWS  

Dipicu Ganasnya Gelombang Laut Pantai Selatan, Warga Tiga Desa Terpencil Terpaksa Berjibaku Jalan Kaki Sejauh 8 Kilometer Menuju Kota Ende

Dipicu oleh ganasnya gelombang pasang laut pantai selatan, mengurungkan nyali warga tiga Desa terpencil wilayah selatan, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende enggan pulang ke Desa dan atau berpergian ke kota Ende.

Naasnya penyeberangan melalui jalur laut dari Kota Ende menuju tiga desa atau dari Desa menuju Kota Ende, harus terhenti sementara, karena akibat cuaca buruk yang menimpa laut wilayah pantai selatan.

Mengingat, cuaca buruk yang belum meredah itu, Warga tiga desa terpencil wilayah selatan yang mengasin dalam ingatan Pemerintah yakni Desa Wolokota, Desa Kekasewa dan Desa Nila, terpaksa nekad berjibaku, tumpang telapak, berjalan kaki dari Desa ke Kota dan dari Kota ke Desa.

Sementara, untuk mencapai di tiga Desa terpencil itu, Warga harus mengeluarkan ongkos kendaraan menuju Desa Reka, sejmlah Rp. 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah).

Namun itu pun, mereka warga tiga desa terpencil tersebut harus menelan nestapa, bermandi-kan keringat dengan berjalan kaki sejauh 4 hingga 8 Kilometer, ditengah kemajuan Kota Ende yang begitu bombastis.

Realita pahit yang sudah berpuluh – puluh tahun lamanya dialami, bahkan ditelan oleh masyarakat Desa wilayah pantai selatan, belum mampu dijamah oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ende.

Lantaran akses jalan darat di wilayah selatan Kecamatan Ndona, yang dibangun oleh anggaran sisa Pemerintah Daerah hingga kini, baru mencapai Desa Reka. Sementara tiga Desa lainnya belum terjangkau.

Sementara, pantauan media hingga kini pembangunan jalan menuju ke tiga Desa tersebut baru dimulai beberapa Tahun belakangan ini. Sehingga pembangunan jalan belum mencapai Desa Wolokota.

” Ya kami terpaksa naik oto, turun di Reka dan harus jalan kaki lagi cukup jauh, ke kampung kami. Kalau oto biasanya dua pulu lima ribu, kalau ojek 50 ribu” Ungkap Serilus, Warga Desa Kekasewa saat ditemui di Wolowona. Sabtu 9 Juli 2022

Unuk itu, dari kemalangan yang menimpa kehidupan mereka, warga tiga Desa Wilayah selatan, Serilus berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Ende segera menyelesaikan pekerjaan pembangunan jalan trans darat dari Reka menuju tiga desa mereka.

“Kami minta Bupati Ende, untuk bisa selesaikan pekerjaan jalan. Karena kami lihat sekarang sudah ada papan proyek lagi di Reka, untuk kerja jalan.

Pihaknya juga minta pemerintah harus kawal dengan serius pekerjaan jalan itu, dan kami siap memberikan dukungan. Sehingga kami juga bisa nikmati jalan tersebut” Katanya.

Selain itu, dia juga berharap Kepada Pemerinrah apabila jalan trans selatan telah berhasil dirintis maka kelak efek pembangunan langsung dapat dimanfaatkan oleh warga tiga desa tersebut.

Karena mengingat akses jalan tans selatan menuju tiga Desa Wolokota, Reka, dan Kekasewa sangat dibutuhkan. Sambung serilus, kiranya pemkab Ende dapat prioritaskan pembangunan jalan diwilayah selatan.

 

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||