Mengobral Video Porno Indehoy Bersama Pacar, RS Dibekuk Polisi

Indehoy berakhir buy! Lantaran mengobral atau menyebarkan konten video porno bersama sang kekasih hati, pria berinisial RS ditangkap polisi.

Konten video porno tersebut diambil pelaku saat berhubungan badan dengan pacarnya. Namun usai mengambil video tersebut, pelaku sempat mengancam sang kekasihnya.

Pelaku mengancam akan menyebarkan video porno tersebut apabila dikemudian hari sang pacar move on atau berhenti pacaran dengan pelaku.

Demikian keterangan ini disampaikan oleh Kapolres Ende, AKBP Andre Librian melalui Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Yance Kadiaman, kepada sejumlah awak media, Kamis 25 Agustus 2022

Dalam konferensi pers, kadiaman menjelaskan tersangka RS benar-benar menyebarkan video hasil hubungan badan dengan pacarnya, lantas mengirimkan video porno tersebut ke beberapa teman pacarnya. ungkap Yance.

Keterangan Foto : Kasat Reskrim Polres Ende Yance Kadiaman menggelar konferensi pers di kantor Mapolres Ende. Amis, 25 Agustus 2022

Akibat peristiwa tersebut, kemudian, tambah Yance, teman pacarnya lalu memberitahukan kepada korban terkait video porno tersebut.

Kemudian, usai diketahui, korban pun meminta kepada teman nya (penerima kiriman video porno) untuk segera menghapus video berkonten porno tersebut.

Yance melanjutkan, sesudah mengetahui peristiwa itu korban bersama orang tua, mendatangi Polres Ende dan melaporkan perbuatan RS.

Kemudian, atas dasar laporan korban itu, penyidik Polres Ende segera melakukan penyelidikan dan mengindetifikasi keberadaan RS.

Dari hasil penyelidikan, penyidik berhasil menangkap pelaku serta mengamankan satu buah handpone milik pelaku yang di dalamnya terdapat akun palsu milik RS.

Dari barang bukti yang digunakan dimanfaatkan pelaku untuk mengirimkan video berkonten porno hasil hubungan dengan kekasihnya, tersebut kepada orang lain.

“Kami juga mengamankan handpone milik korban yang di mana terdapat pula video itu yang di kirim teman korban”, terang Yance.

Atas kasus ini, jelas Yance, RS kami sudah tetapkan sebagai tersangka karena telah malakukan perbuatan yang melanggar pasal 45 ayat 1 junto pasal 27 UU nomor 19 tahun 2015 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Untuk ancaman hukumannya 6 tahun penjara”, jelasnya.

Yance juga menghimbau kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan menurutnya pihak kepolisian terus menggalakan dan bersosialisasi berkaitan UU perlindangan anak dan perempuan terhadap pengaruh media sosial.

Selain itu, kata Yance Kadiman tim ciber Polres Ende akan terus melakukan patroli ciber guna memantau keberadaan akun-akun yang anonim.

“Ini menjadi ancaman berbahaya buat anak-anak. Harapan kita masyarakat Ende harus bijak menggunakan media sosial”, tutupnya

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||