EKBIS, NEWS  

Tercium Adanya Mafia Minyak Tanah di Ende, Nuriva Sebut Rupanya Ada Permainan

Sengakrut kelangkaan minyak tanah bersubsidi ditengah melonjaknya market permintaan minyak tanah di Kabupaten Ende, dianggab sudah menjadi badai terlangka yang kian menghantui masyarakat Kabupaten Ende khususnya dan NTT umumnya.

Pasalnya kelangkaan minyak tanah bersubsidi yang menyata terjadi di pertengahan tahun 2022 ini, telah memompa keanehan yang semakin akut bersarang dibawah ketiak mafia minyak tanah di Kabupaten Ende

Mengenai adanya keterlibatan para mafia minyak tanah bersubsidi di Kabupaten Ende, pihak Pertamina Ende meyakini bahwa rupanya ada permainan dibalik terjadinya kelangkaan minyak tanah bersubsidi.

Demikian diungkapkan Sales Brand Manager Ritil III NTT, Nuriva Joko Wibowo dalam sidak yang dilakukan Anggota DPRD Ende dan sejumlah awak media di Kabupaten Ende. Kamis, 8 September 2022.

Nuriva mengatakan, menyangkut stok minyak tanah bersubsidi maupun nonsubsidi, sebetulnya selalu ready di depot pertamina Ende. Karena tidak pernah kehabisan stok untuk disalurkan kepada seluruh agen penyalur.

Karena dalam pendropingan minyak tanah bersubsidi, Pertamina Ende selalu tepat jadwal dalam menyalurkan ke agen – agen sebagai penyalur minyak tanah kepada setiap pangkalan yang sudah terdaftar pada Dinas Perdagangan Kabupaten Ende.

Namun anehnya, kata Nuriva, dalam penyaluran minyak tanah bersubsidi dari tangan seluruh agen sebagai penyalur kepada pangkalan minyak tanah bersubsidi mengapa harus terjadinya kelangkaan. Itu yang aneh. Kata Nuriva

“Saya yakin pasti ada permainan. Karena, stok minyak tanah subsidi lancar disalurkan dan stok minyak tanah nonsubsidi masih utuh di bak penampung dan selama ini belum pernah dibelanjakan. Sebab, tiga bulan terakhir tidak ada pembelian minyak tanah non subsidi”, ujar Nuriva

Ia mengimbau kepada para Kontraktor atau vendor yang bekerja menggunakan minyak tanah dalam item pekerjaan campuran aspal harusnya membeli minyak tanah paket non subsidi. Namun tiga bulan terakhir ini tidak ada pembelian minyak tanah non subsidi.

Karena mengingat, stok minyak tanah non subsidi masih menumpuk di depot pertamina Ende. Kami sudah berupaya menanyakan kepada pemerintah terkait waktu pelepasan proyek. Jika ada pelepasan proyek maka pemerintah wajib mengarahkan vendot atau kontrkator agar membeli minyak tanah non subsidi. kata Nuriva

“Kemarin kami sudah tanyakan pada pemerintah terkait dengan waktu pelepasan proyek dan apakah ada proyek yang dilepas pada bulan ini. Jika ada proyek, tolong kasih tau kami. Segera arahkan kontraktor beli minyak tanah non subsidi. Karena dalam proyek jalan aspal atau lapen pasti menggunakan minyak tanah non subsidi dan kontraktor atau vendor wajib beli”, terang Nuriva

Karena kelangkaan minyak tanah subsidi pada satu bulan terakhir ini bukan pada alokasi atau stok minyak tanah bersubsidi tetapi ada permainan di lapangan. Selama ini pihaknya sudah memastikan stok aman, distribusi lancar dan selalu diantisipasi sejak jauh hari.

“Tapi kalau yang terjadi di lapangan itu ada kelangkaan minyak tanah bersubsidi. Pasti ada permainan di lapangan”, Tukasnya

Temukan Benang KusutĀ 

Menanggapi penjelasan Depot Pertamina, Vinsen Sangu mengatakan, setidaknya dari penjelasan tersebut, kami bisa mendapatkan gambaran tentang adanya keterlibatan mafia minyak tanah dibalik kelangkaan minyak tanah yang terjadi di Kabupaten Ende.

Menurutnya, benang kusut kelangkaan minyak tanah subsidi di kabupaten ende sudah mulai ditemukan. Dari faktor ini diduga menjadi penyebab kelangkaan minyak tanah subsidi di Kabupaten Ende.

Tentunya, Kata Vinsen Sangu bahwa secara kelembagaan DPRD Ende akan menindaklanjutinya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Ende melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Ende.

“Oke kalau begitu. Ya dari penjelasan pihak Pertamina tentu, kita sudah mendapatkan gambaran dan menemukan hulu masalahnya. Tinggal hilirnya saja”. Kata Vinsen

Maka itu, pihaknya meminta kepada Pertamina Ende untuk memberikan data soal berapa total pasokan minyak tanah Subsidi dan nonsubsidi dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Karena dari data itu, kita bisa mencari hilirnya. Ujarnya

Keterangan Foto : Pose Bareng Sejumlah Anggota DPRD Ende Bersama Sales Brand Manager Ritil III NTT Usai Sidak di Depot Pertamina Ende. Kamis, 8 September 2022

Senada, kader PSI Ende, Syukri Abdullah, mengatakan, kami meminta kepada Pertamina Ende untuk memberikan data menyangkut berapa jumlah pasokan minyak tanah Bersubsidi untuk disalurkan kepada para agen penyaluran.

Kemudian, pihaknya juga meminta kepada Pertamina untuk memberikan pula data menyakut berapa jumlah pasokan minyak tanah Nonsubsidi yang terdapat di Pertamina Ende.

Lanjutnya, pihaknya meminta data mengenai berapa banyak agen penyalur ke pangkalan minyak tanah yang bekerjasama dengan pihak Pertamina. Kata Syukri

“Ya karena dari data itu, kita bisa tau erornya kelangkaan minyak itu ada dimana. Apalagi, pertamina sudah jelaskan bahwa ada yang bermain dibalik kelangkaan minyak tanah subsidi di Kabupaten Ende

Menurutnya, bisa jadi agen yang bermain sehingga terjadi kelangkaan minyak tanah. Karena mengingat minyak tanah nonsubsidi stoknya hingga kini belum dibelanjakan.

Artinya, kata Syukri Abdullah, patut kita menduga bahwa terdapatnya kesalahan dalam pemanfaatan minyak tanah bersubsidi. Sehingga, kelangkaan terus berulang tahun tiap tahun berjalan.

 

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||