Bupati Djafar dan Wabub Erikos ‘Stop Bermain Inggo’ Ditengah Kepungan Mafia Minyak Tanah

Saling sikut opini kedua institusi mentereng, Eksekutif versus Legislatif kian memanasi ruang publik. Faktanya, perdebatkan panjang mengenai kelangkaan minyak tanah yang dibredel oleh mafia korporasi perlahan memecah keharmonisan antar kedua lembaga terhormat.

Namun meski demikian, demi menjawabi keharmonisan kolektif untuk seluruh rakyat kabupaten Ende, perbedaan pandangan antar kedua lembaga, Eksekutif dan Legislatif adalah jalan alternatif yang mesti ditempuh, meskipun harus saling sikut opini.

Merespon penjelasan dua pemegang kendali Kabupaten Ende, Bupati Ende Djafar Achmad maupun Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede yang secara monoton bicara menyangkut masalah kelangkaan MT subsidi dalam rapat paripurna, belum lama ini.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ende, Vinsen Sangu, Sabtu, 17 September 2022 nyeleneh Bupati Ende Djafar Achmad dan Wakil Bupati Ende Erikos Emanuel Rede berhenti bermain inggo ditengah jeritan rakyat.

Apalagi sedang berada dikepung mafia dibalik kelangkaan minyak tanah (MT) subsidi dan non subsidi yang sudah berbulan mengolam di bak Penampung Depot Pertamina Ende.

“Jadi, Bupati Ende Djafar Achmad dan Wabub Erikos berhentilah untuk bermain inggo atau main ciluba dengan rakyat disaat rakyat sedang menjerit menderita atas masalah kehidupannya dicaplok oleh mafia”. Tukas Vinsen Sangu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ende

Mantan Aktivis GMNI Ende, Vinsen Sangu menguraikan penjelasan Sales Brand Manager Ritil III NTT Pertamina Ende, Nuriva Joko Wibowo dalam audience bareng komisi II DPRD Ende di Kantor Pertamina Ende menerangkan kepada utusan komisi II DPRD Ende.

Menurut Nuriva bahwa untuk tahun 2022 ini periode terhitung Januari – September pertengahan ini, minyak tanah jenis non subsidi, setitik pun belum terjual dan keluar dari bak penampung Depot Partamina Ende.

Pemerintah Sengaja Buta Mata

Sementara, mengenai pendropingan jenis minyak tanah subsidi dari depot ke Agen dan dari agen ke pangkalan berjalan lancar agar tidak mengalami masalah.

Bahkan waktu itu dijelaskan Nuriva kepada perwakilan komisi II DPRD Kabupaten Ende, soal ketersediaan minyak tanah jenis subsidi, stok aman untuk 14 hari pasca pendropingan dari depot ke Agen.

Fakta lapangan tersebut, sungguh bertolak belakang dengan penjelasan ini. Minyak tanah di kota Ende sangat langkah. Masyarakat harus mengalami kesulitan dapatkan minyak tanah subsidi, ini.

“Pertanyaannya, minyak tanah subsidi ini hilangnya dimana? Siapa yang menghilangkan minyak tanah ini? Lanras, mengapa sulit sekali pemerintah mengungkapkan permasalahan kelangkaan minyak tanah subsidi ini”, tanya Mantan Ketua GMNI Cabang Ende

Merujuk pada penjelasan pihak depot Pertamina bahwa minyak tanah jenis non subsidi untuk tahun 2022 ini belum ada yang melakukan pembelian.

Maka itu, pertanyaannya, para industri, perusahaan, kontraktor, pengusaha selama dalam melangsungkan usahanya dengan salah satu bahan dasar minyak tanah, dapat pasokan minyak tanah dari mana.

Sesungguhnya, kata Vinsen bahwa fakta ini menjadi rujukan dan petunjuk bagi pemerintah untuk masuk melakukan penindakan untuk membongkar mata rantai masalah kelangkaan minyak tanah di Ende.

“Atau jangan sampai, Pemerintah sengaja buta mata dan buta analisa untuk melihat fakta yang ada ini? Lalu pemerintah Mau lempar bola api ini ke siapa”, Kata Vinsen

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||