Polisi Diminta Tangkap Mafia Minyak Tanah Subsidi, Djafar : ‘Ende Kecil Pak’

Menyikapi sengkarut kelangkaan minyak tanah subsidi di Kabupaten Ende, Bupati Ende Djafar Achmad angkat bicara. Pasalnya, berbagai strategi manjur, dipakai oleh pemerintah namun taktik mencegah tidak terjadinya kelangkaan, nyaris kalut diterjang sorotan publik.

Meskipun intervensi pencegahan masih laku digunakan Pemerintah melalui Disperindag Ende dengan menyulap kantor lurah menjadi pangkalan sementara tetapi kebijakan tersebut, dianggab lesuh untuk menangani masalah kelangkaan ini.

Kelesuan itu, dikuatirkan bahwa dugaan adanya permainan mafia minyak tanah (MT) subsidi di kabupaten ende yang sebetulnya menjadi hulu dari akar masalah yang kusut belum mampu dipecahkan oleh Pemerintah.

Apalagi, masalah kelangkaan minyak tanah subsidi sudah menjadi biang keributan setiap tahun terjadi di kota serambi pancasila. Namun alasan jitu pemerintah untuk mengakhiri masalah kelangkaan bukan berarti harus berhenti memburu mafia Minyak Tanah (MT) Subsidi.

Ditemui di RSUD Ende, Jumad, 16 September 2022, Bupati Ende Djafar Achmad kepada awak media Ende mengatakan Pemerintah telah melakukan razia lapangan mengecek jalur distribusi namun belum menemukan akar persoalan terkait adanya keterlibatan oknum mafia minyak tanah subsidi.

Karena, Ia menyadari bahwa masalah kelangkaan minyak tanah dalam beberapa pekan ini cukup meresahkan warga masyarakat Ende. Maka itu harus ditemukan akar masalah dari kelangkaan ini.

Djafar : Ende Kecil Pak

Bupati Djafar meminta kepada polisi mengusut masalah tersebut. Apabila menemukan ada oknum atau pihak yang bermain untuk itu harus ditangkap dan harus proses secara hukum yang berlaku.

“Sudah empat minggu kita melakukan razia di agen, pangkalan dan pasar tapi tidak ditemukan siapa yang bermain disana. Kita minta polisi bantu usut dan lacak, jika ditemukan maka tangkap dan proses secara hukum”, Kata Bupati Djafar

Disamping itu, Bupati Djafar juga menegaskan kalau permaianan itu dilakukan oleh agen atau pangkalan, maka Pemerintah akan mencabut izinnya dan direkomendasikan untuk diproses hukum.

“Kita minta bantuan polisi cari siaa yang bermain dan tangkap untuk diproses. Jika mainan itu ada di agen atau pangkalan maka izinnya akan kita cabut dan segera proses hukum. Ende kecil pak, kita pasti akan menemukan siapa yang bermain di lapangan”, bilang Djafar

Bupati Djafar menyadari bahwa intervensi pemerintah melalui kebijakan penjualan minyak tanah subsidi di kantor kelurahan tidak sepenuhnya untuk memutus mata rantai oknum atau pihak yang bermain menciptakan kelangkaan minyak tanah subsidi.

“Kita jual di kantor kelurahan untuk selamatkan rakyat dari permainan mafia. Saya akan panggil agen dan pangkalan untuk membahas masalah ini, mereka akan menjelaskan dan berbicara tentang hal ini”, Terang Djafar

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Ende, Mohamad Syarir menuturkan bahwa penjualan minyak tanah subsidi di kantor kelurahan tetap akan berlangsung untuk beberapa hari kedepan. Jika kondisi sudah membaik, akan di kembalikan secara normal ke pangkalan.

“Penjulan minyak tanah subsidi di keluruahan akan terus berlangsung hingga beberapa hari kedepan. Kalau sudah membaik, kita akan kembalikan ke pangkalan”, tukas Syarir

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||