Nirmala Kencing di Gudang, “Polisi Tetapkan 4 Tersangka Mafia BBM”

Benang kusut melilit dalam misi membongkar sindikat jaringan mafia korporasi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali terurai. Pasalnya sebanyak 13 anggota Polisi turun melakukan penggerebekan di markas persembunyian para mafia di Gudang PT. Nirmala Cahaya Agung, Jalan Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT

Dalam penggerebekan tersebut, belasan polisi berhasil menangkap basah adanya aktivitas mafia dari ke empat tersangka yang tengah terlibat dalam sindikat kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.

Buntut dari penangkapan itu, Kepolisian Resor Ende menetapkan empat tersangka kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi berjenis solar, akhirnya harus mendekam di jeruji.

Kapolres Ende Andre Librian dalam jumpa pers, pada senin 10 Oktober 2022, mengatakan empat tersangka berinisial AY terlibat sebagai teman tersangka AL sebagai Sopir. WDS sebagai pegawai, sedangkan tersangka UN adalah Mantan Karyawan, PT Nirmala Cahaya Agung Ende.

“Ke empat tersangka menyalin minyak dari tangki mobil yang bertulis PT Nirmala Cahaya Agung disalin ke drum dan sejumlah jerigen tidak pada tempatnya, itu istilah kencing”, Ujar Andre Librian

Sementara mengenai barang bukti yang dikantongi, Andre mengatakan terdapat sebanyak 160 barang bukti yang di temukan dalam gudang PT. Nirmala Cahaya Agung, Jalan Kelimutu, Ende.

Dirincikannya, barang bukti terdapat 2 (dua) unit mobil tangki minyak bertuliskan PT. Nirmala Cahaya Agung. 2 (dua) buah kunci mobil tangki M. Dan 1 (satu) lembar STNK Mobil. 2 (satu) buah selang yang digunakan untuk menyalin minyak tanah dari mobil tangki ke drum atau jirigen.

Selain itu terdapat. 2 (dua) buah konektor 64 (empat) buah jerigen berukuran 35 liter berisi solar 35 liter. 1 (satu) buah jerigen berukuran 30 liter berisi solar sekitar 5 liter. 83 (tiga) buah jerigen berukuran 30 liter tanpa isi/kosong dan 3 (tiga) drum berukuran 200 liter berisi solar 200 liter.

Kronologi Panangkapan Mafia Solar

Sementara, mengenai kronologi, Andre mengisahkan bahwa pada jumat tanggal 07 Oktober 2022, sekitar pukul 08.00 wita tersangka Al berangkat ke Depot Pertamina menggunakan mobil tangki EB 8192 AM warna putih biru.

Kemudian mengisi BBM jenis solar bersubsidi sebanyak 10.000 liter, setlah mengisi BBM tersebut tersangka tidak langsung ke tempat tujuan penyaluran yakni pada KM. Niki Sejahtera yang berlabuh di Dermaga Soekarno Ende.

Namun tersangka terlebih dahulu menuju gudang milik PT Nirmala Cahaya Agung Ende, beralamat jalan Kelimutu, Kelutahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende.

Ketika sampai digudang, sudah terdapat tersangka AY dan tersangka UN yang sudah menunggu digudang. Kemudian setiba di Gudung PT Nirmala, lantas ke empat tersangka menyambung selang konek untuk mengambil minyak solar sebanyak 3 (tiga) drum atau 600 liter solar.

Keterangan Foto : Sejumlah Barang Bukti Yang Disita Polres Ende. Senin, 10 Oktober 2022

Sementara pada jumat 07 Oktober 2022, sekitar pukul 08.30 wita, tersangka WDS berangkat menuju Depot Pertamina bersama dengan saksi EAN menggunakan mobil tangki EB 8497 AN, warna putih biru.

Kemudian mengisi BBM jenis solar bersubsidi sebanyak 10.000 liter, setelah mengisi BBM tersebut tersangka tidak langsung ke tempat tujuan penyaluran yakni pada KM. Niki Sejahtera yang berlabuh di Dermaga Soekarno Ende.

Namun tersangka terlebih dahulu menuju gudang PT Nirmala Cahaya Agung yang beralamat di Jl. Kelimutu Ende. Sesampainya digudang tersangka WDS dan saksi EAN menyambung selang konek mengisi solar kejirigen sebanyak 4 (empat) buah atau yang berisi 140 liter.

Andre mengatakan terhadap 4 orang tersangka telah memenuhi 2 alat bukti yang cukup. Karena telah melakukan perbuatan menyalahgunakan pengangkutan dan/atau Niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah.

Dijelaskan Andre, bahwa sebagaimana dimaksud dalam paragraf 5 pasal 40 ayat 9 pasal 55 UU RI NO. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengubah pasal 55 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang Migas. Dengan acaman hukuman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi 60 milyar rupiah.

Andre menyampaikan bahwa terhadap 4 (empat) orang tersangka berinisial AY, WDS, AL dan UN telah dilakukan penahanan dimulai tanggal 08 Oktober 2022. Tukasnya

 

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||