Minus Bos Nirmala, Polisi Terkesan Demi Meredam Gadu, Teri Ditangkap

Penetapan 4 (empat) tersangka kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis bio solar subsidi minus Big Bos PT. Nirmala Cahaya Agung Ende, Kepolisian Resor Ende jangan sampai terkesan bahwa, “demi meredam gadu, teri ditangkap”. Itu tidak boleh.

Polisi diharapkan harus profesional untuk mengungkap aktor kunci dibalik terlibatnya keempat tersangka berinisial WDS, AY, AL, dan UN yang sudah ditetapkan polisi, sebagai tersangka

Karena, secara terang benderang, pihak PT. Nirmala Cahaya Agung Ende, itu terlibat. Kalau melibatkan PT Nirmala tersebut, artinya yang sudah tercatat dalam struktur organisasi, juga, turut terlibat.

Karena dalam PT Nirmala itu, ada pemiliknya, pendirinya, dan juga lembaga usahanya. Itu jelas secara organisasi. Jadi polisi jangan hanya ngebut metersangkakan ke empat orang saja.

Namun harusnya para petinggi penting PT. Nirmala Cahaya Agung, mesti ditersakakan juga. Demikian diungkapkan, Dosen Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat, Santa Ursula, Elias Cima, Senin 10 Oktober 2022

Namun, terlepas dari penetapan terhadap keempat tersangka jajaran anak buah PT. Nirmala Cahaya Agung, Polisi diminta harus mampu menelusuri jejak adanya indikasi terlibatnya sejumlah Agen BBM lainnya.

Karena, menurutnya bahwa, adanya indikasi tidak hanya Agen PT. Nirmala, tetapi ada tiga agen lainnya yang harus ditelusuri juga secara detail. Kata Dosen, Elias

Ia merincikan, selain Agen PT. Nirmala Cahaya Agung. Ada terdapat Agen PT. Triguna Karya Mandiri, Agen PT. Anggrek Sentosa, Agen CV. Surya Pratama, dan CV Bintang, yang di anggab terlibat dalam senyapnya aksi mafia korporasi BBM

Karena aksi tangkap tangan yang dilakukan belasan polisi saat menggerebek gudang PT. Nirmala Cahaya Agung Ende untuk mengungkap kasus BBM berjenis solar itu berpotensi pada penyalahgunaan BBM pada jenis lainnya, itu termasuk minyak tanah subsidi.

“Semua Agen penyalur minyak perlu ditelusuri secara masif sampai ke akar – akarnya, sehingga tidak ada lagi indikasi adanya para mafia dalam proses pendistribusian bahan bakar minyak dalam jenis apapun kepada masyarakat Ende “, pinta Elias Cima

Bos Nirmala Mesti Ditahan

Namun, karena polisi sudah menetapkan empat tersangka kasus BBM jenis solar, polisi diharapkan mampu menahan pucuk pimpinan alias bos besar Agen PT. Nirmala Cahaya Agung Ende.

Karena sangat tidak masuk akal, apabila tindakan mafia BBM lewat penyalinan solar yang disedot darj mobil tangki kedlaam drum dan jerigen untuk memback up kebutuhan solar KM Niki Sejahtera, dilakukan bawahan di kompleks Gudang PT Nirmala, tidak diketahui oleh Bos.

Menurutnya, patut diduga penyalinan BBM jenis solar dari tangki kedalam sejumlah drum dan jerigen itu terjadi atas instruksi atau perintah atasan atau Bos PT. Nirmala Cahaya Agung. Ucap Dosen STPM St. Ursula Ende, itu.

“Kita minta Polisi harus memeriksa dan menahan Bos PT Nirmala Cahaya Agung dan kami minta polisi harus mampu membongkar sindikat mafia lainnya, karena diyakini bahwa yang terlibat tidak hanya PT Nirmala Ende, tetapi terdapat pula agen – agen lainnya”. Bilang Elias

Karena dalam sindikat tersebut, seluruh agen penyalur BBM subsidi berpotensi bermain mafia BBM subsidi dalam jenis apapun. Dimana seluruh agen penyalur BBM di Kabupaten Ende diduga menjadi biang mafia minyak. Ungkap Mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Ende

Pada prinsipnya, sambung Elias bahwa masyarakat mendukung misi polisi namun diharapkan harus lebih profesional dan jangan sampai ada indikasi mafia lagi demi meloloskan aktor kunci.

Karena ukuran itu bahwa bukan soal sudah tertangkap tetapi diharapkan kedepan tidak lagi ada lagi sindikat mafia BBM dalam jenis apapun, di Kabupaten Ende. Tukas Elias Cima

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||