Wabup Erikos : “Pertamina Segera Bekukan Izin PT Nirmala Ende”

Pada selasa 11 Oktober 2022, Ritmeflores.com mendatangi Rumah Jabatan Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede untuk mewawancara terkait kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bersubsidi di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tengara Timur

Menyoal ditetapkan 4 tersangka oleh Polres Ende, Erikos E. Rede mengapresiasi kinerja Kepolisian Resor Ende karena sudah berhasil melakukan proses penyelidikan dan penyidikan hingga naik ke tingkat penetapan tersangka terhadap kasus penyalahgunaan BBM jenis solar bersubsidi.

Menurutnya, menyangkut BBM jenis solar bersubsidi bahwa semestinya diperuntuhkan kepada masyarakat penghasilan rendah atau orang miskin. Namun disalahgunakan oleh ke – 4 tersangka tersebut. Maka itu, Polisi diharapkan melakulan penyelidikan dan penyidikan sampai ke akar – akarnya

“Saya minta pemiliknya juga harus ditetapkan sebagai tersangka. Harus. Siapapun yang terlibat. Jajaran komisaris dan segala macam. Secara koorporasi itu, tanggung jawab ada di direktur utama dan komisaris maka itu segera harus dituntaskan”, kata Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede

Erikos berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk bekukan izin PT. Nirmala Cahaya Agung Ende. Karena soal penyalahgunaan BBM wubsidi tidak bisa main – main dan harus Izin harus dibekukan.

Demikian juga, pihak Kepolisian Resor Ende melakukan penyelidikan seluruhnya tanpa terkecuali. Sehingga siapa pun yang terlibat dalam kasus tersebut harus dilibas tuntas kan oleh Polisi. Turur Erikos

“Jadi penetapan 4 tersangka adalah prestasi yang luar biasa. Bapak Kapolres Ende dan jajaran Reskrim luar biasa. Saya sungguh memberikan apresiasi setinggi – tingginya. Semoga dengan peristiwa ini, bisa memberikan efek jerah”, ujar Erikos Rede

Namun, jika Bos PT. Nirmala Cahaya Agung dari jajaran Direktur hingga Komisaris Perusahan belum ditetapkan sebagai tersangka, Erikos Rede meyakini bahwa kedepan, masih akan ada mafia – mafia itu.

“Jadi kita minta supaya jajaran direktur utama hingga komisaris, semuanya harus ditetapkan sebagai tersangka. Itu kejahatan luar biasa”. Tegasnya

Bos Harus Bertanggung Jawab

Ia mengatakan negara telah memberikan mereka mandat khusus untuk tidak monopoli. Sebenarnya negara sudah luar biasa memberikan mandat khusus. Tapi mereka salah memanfaatkan mandat tersebut.

“Arahnya kesitu. Jadi mereka diberikan mandat khusus. Semua orang tidak bisa usaha disitu. Tapi hanya mereka – mereka saja. Negara sudah luar biasa memberikan mandat khusus. Tapi salah memanfaatkan”, terang erikos

Maka itu, dirinya meminta kepada Kepolisian Resor Ende untuk menetapkan seluruh jajaran direktur dan komisaris PT Nirmala Cahaya Agung Ende untuk ditetapkan sebagai tersangka. Karena tidak mungkin, anak buah melakukan tanpa sepengetahuan bos Nirmala.

“Seperti apapun kesalahan anak buahnya. Pimpinan harus bertanggung jawab. Karena secara hukum, yang bertanggung jawab itu, bukan anak buah tapi pimpinan perusahan”, bilang Erikos Rede

Pihaknya meminta kepada Pertamina segera mencabut dan membekukan izin PT. Nimrala Cahaya Agung Ende. Baik transportir dan segala macam mandat yang diberikan kepada PT. Nirmala Cahaya Agung Ende segera dibekukan.

“Saya minta Pertamina segera cabut dan bekukan izin PT. Nirmala Cahaya Agung. Baik transporti dan segala macam mandat PT Nirmala segera dicabut. Saya minta tidak boleh lagi untuk beropreasi untuk menyalurkan seluruh jenis BBM “, ungkap

Klarifikasi PT. Nirmala Ende

Terus terang, Yanti Bogo megakui bahwa, kejadian operasi tangkap tangan alias OTT oleh polisi tepatnya di belakang gudang Kantor PT. Nirmala Cahaya Agung Ende, Bos tidak terlibat. Karena memang, kami sebagai staf adminĀ  tidak tahu, apalagi Bos PT. Nirmala.

Ia menuturkan, mengenai penangkapan tersebut atas tindakan 4 (empat) pelaku terjadi diluar dari kontroling dan pengawasan kami. Karena memang tindakan mereka kema murni adalah perbuatan mereka.

“Jadi kami saja tidak tahu, apalagi Bos. Perbuatan 4 pelaku murni adalah tindakan atas perbuatan mereka sendiri”, kata Yanti diruang kantor PT Nirmala Ende

Sementara, soal 600 liter yang diambil 4 pelaku, Yanti mengutarakan pihaknya tidak mencuragi karena, mereka tidak mengetahui kejadian di gudang kemarin.

Keterangan Foto : Staf Admin PT. Nirmala Cahaya Agung Ende Usai Diwawancarai Oleh Ritmeflores.com. Rabu, 12 Oktober 2022. (RF)

“Ya itu pak, kejadian kemarin memang kami tidak tau dan kami baru tau, ketika setekah terjadi tangkap tangan oleh para polisi di gudang belakang, kemarin itu, baru kami tau. Jadi kami tidak tau pak”, kata Yanti B.

Selain itu, menyangkut 600 liter yang diambil pelaku untuk dijual kemana, pihak admin pun mengatakan bahwa tidak mengetahui mereka jual kemana. Pastinya untuk dari kita, itu tidak ada.

“Meskipun pengakuan pelaku bahwa mereka telah lakukan dari tahun 2020 hingga 2022, kami tidak tahu dan diluar pengawasan kami. Jadi soal ada konspirasi kami tidak tahu”, jawab Admin Yanti

Mengenai barang bukti sejumlah drum dan jerigen yang disita polisi dibelakang gudang Kantor PT Nirmala Cahaya Agung Ende, yanti mengatakan, semuanya merupakan akal – akalan mereka para pelaku. Jadi kami semua sebetulnya tertipu oleh para pelaku.

“Semua jerigen dan drum itu adalah barang bekas ganti oli mobil dan semua drum dan barang bekas itu dalam posisi kotor, mereka akali semuanya. Jadi kita semua disini ditipu oleh mereka”, tukas Yanti

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||