Ganti Kulit Postur Kebijakan! 983 Pangkalan Kembali Setir Penjualan MT

Hampir setiap tahun, postur kebijakan sering berganti kulit, bahwasannya pemerintah lewat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ende terus mengalami perubahan setiap waktu, termasuk, kebijakan penjualan minyak tanah subsidi di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Diawal kelangkaan minyak tanah subsidi, pemerintah begitu gegabah menelurkan kebijakan dengan menyulap kantor kelurahan menjadi pangkalan sementara. Sejak itu, perjualan minyak tanah bersubsidi disetir kelurahan untuk meredam masalah kelangkaan.

Meskipun demikian, strategi usang Pemerintah dengan menyabotase penjualan minyak tanah subsidi di kantor kelurahan demi menekan kelangkaan, tidak berlansung lama. Karena pencaplokan penjualan dinilai telah mematikan nasib dari 983 penjual yang mengantongi izin pangakalan di Kabupaten Ende.

Dengan begitu, tidak mengherankan bahwa proses penjualan minyak tanah bersubsidi yang disulap secara gegabah oleh Pemerintah lewat Disperindag Ende untuk merakit postur kebijakan itu, telah mematikan nasib 983 pangkalan, sehingga pangkalan sementara hanya berjalan kurang lebih selama 12 hari.

Jumad, 14 Oktober 2022, kepada Ritmeflores.com diruang kerjanya, Mohamad Syahrir mengatakan bahwa mengenai strategi pangkalan sementara merupakan kebijakan solutif untuk mengatasi masalah kelangkaan MT sibsidi.

Namun, pasca kelangkaan minyak tanah subsidi. penjualan minyak tanah di kantor kelurahan tersebut berjalan hanya kurang lebih 12 hari, mengingat nasib para penjual minyak tanah subsidi yang menggantungkan harapan hidup lewat penjualan minyak tanah subsidi.

“Setelah rapat kemarin, kebijakan pangkalan sementara dihentikan. Sehingga berjalan di kantor lurah itu kurang lebih 12 hari. Karena itu sekedar memutuskan mata rantai sehingga bisa mengurai kembali benang kusut kelangkaan minyak tanah subsidi di Ende.

Menurutnya, penjualan minyak tanah hanya berjalan 12 hari, karena mempertimbangkan nasib dari para pemilik pangkalan yang berpenghasilan rendah agar bisa kembali mendapatkan kesempatan untuk berusaha.

Kita pertimbangkan dengan pemilik pangkalan yang hanya berharap dengan se-drum minyak tanah untuk hidup. Maka setelah berjalan 12 hari, kami kembalikan penjualan kepada Pangkalan “, kata syahrir

Selain itu, dalam data yang dikantongi Disperindag Ende, terdapat sebanyak 980-an pangkalan. Diantaranya 900 terdapat dalam kota. Sedangkan 80-an berada diluar kota Ende.

Mafia Masih Diburu

Sementara, mengenai adanya permainan dugaan terhadap para mafia korporasi minyak tanah subsidi. Pihaknya tetap berkomitmen untuk memburu sampai ditemukan.

“Kami tidak main – main. Kami akan memburu. Semoga mafia bisa ditemukan. Kalau temukan maka kami akan proses hukum siapapun yang terlibat dalam permainan kotor minyak tanah subsidi”, kata Syahrir

Namun apabila dikemudian hari, pemerintah menemukan asanya permainan para mafia maka pihaknya berjanji, akan menindak tegas agen atau pangkalan yang mencoba bermain kotor ditengah kepungan kelangkaan MT subsidi.

Ia menegaskan, kepada siapapun yang berani bermain kotor dengan minyak tanah subsidi. Pihaknya akan menindak tegas tanpa pandang bulu. Jika ditemukan, Agen atau pun Pangkalan kami, akan tindak tegas.

“Kita akan tindak tegas siapapun yang mencoba bermain. Jika ditemukan, baik Agen atau pun pangkalan, akan kami tindak tegas. Sehingga tidak ada permainan lagi di masa – masa yang akan datang”, tukasnya

Mengenai pengawasan, Mohamad Syahrir berjanji akan terus diperketat. Karena kalau tidak diperketat maka, pendistribusian minyak dari depot ke agen. Agen ke pangkalan dan dari pangkalan ke masyatakat akan kembali langka.

“Selama penjualan minyak tanah subsidi dikembalikan ke pangkalan, soal pengawasan terus berjalan. Kami akan terus memperketat pengawasan. Karena dari situ, kita bisa melerai kelangkaan agar tidak terjadi”, tukas Syahrir

Kebijakan Berubah Setelah Rapat

Terpisah, pengawas SPBU Agen PT. Anggrek, Okto via sambungan telepon menyampaikan, setelah mengikuti rapat bersama Disperindag Ende di Kantor Bupati Ende di akhir september kemarin, memutuskan untuk mengembalikan penjualan minyak tanah ke pangkalan.

“Kami semua para agen diundang hadiri rapat. Setelah rapat. Diputuskan penjualan minyak tanah dialihkan kembali kepada pangkalan. Tapi saya tidak ingat rapat pada tanggal berapa. Intinya bahwa, kembalikan kepada pangkalan. Itu saja om”. Kata Okto

Selain itu, ketika ditanya mengenai pengawasan, dalam rapat september lalu, Pemerintah memutuskan untuk melakukan pengawasan secara diam – diam, selama proses pendistribusian minyak tanah subsidi kepada seluruh pangkalan.

“Kemarin, rapat pemerintah putuskan untuk melaksanakan pengawasan secara diam – diam. Itu saja om. Itu saja om”, tukasnya

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||