Bocor! 400 Liter MT Subsidi Jadi Jatah Rujab Bupati Ende, Bolehkah?

Kendati badai kelangkaan BBM jenis subsidi sudah berlalu diakhir september, namun adanya temuan dibalik serangkarut kelangkaan minyak tanah (MT) subsidi, masih menyisahkan puing – puing dalam masalah tersebut mestinya diusut sampai tuntas.

Mengingat sejak kisruh kelangkaan minyak tanah subsidi menguak di Kota pusat Depot Pertamina Ende, ironi publik kian menohok akibatnya Pemkab Ende, pontang – panting mendesain alasan guna meredamkan kisruh kelangkaan tersebut.

Meski demikian, strategi usang dianggab manjur oleh pemerintah kembali berhasil memutuskan mata rantai kelangkaan minyak tanah subsidi tengah diredam lewat kelurahan yang dijelma sebagai pangkalan sementara.

Namun, sayangnya untuk membongkar siapa dalang yang terlibat sebagai aktor kunci dibalik mangustunya masalah kelangkaan minyak tanah subsidi tiap tahun di Kabupaten ende, hingga saat ini, masih terantuk dibatu yang sama.

Karena penggunaan BBM jenis minyak tanah subsidi ditenggarai tanpa adanya pembatasan yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten lewat Disperindag Ende, munculkan pertanyaan besar dalam benak publik.

Maka untuk memburu dan membongkar aktor kunci dibalik kisruh masalah kelangkaan minyak tanah bersubsidi, Ritme Flores mendatangi Kantor Disperindag Ende guna menemui Kepala Dinas, Mohamad Syahrir.

Bolehkah?

Jumad, 14 Oktober 2022, lalu, ditemui diruang kerjanya, Mohamad Syarir mengungkap, sebanyak 400 liter minyak tanah subsidi dipakai untuk kebutuhan dapur dalam rumah jabatan (Rujab) Bupati Ende.

“Mengenai 400 liter minyak tanah subsidi atau dua drum yang disalurkan ke rumah jabatan (Rujab) Pak Bupati Ende, itu sebenarnya dipakai hanya untuk kebutuhan dalam dapur Rujab”, jawab Syahrir

Sementara mengenai aturan pembatasan dalam penggunan BBM jenis minyak tanah subsidi, pihaknya mengaku bahwa aturan tersebut, masih belum diketahui mereka. Ungkapnya

Karena, penggunaan BBM jenis minyak tanah subsidi selama ini, sambung Mohamad Syarir mengatakan bahwa jatah 400 liter diberlakukan sejak era kepemimpinan Pak Paulinus Domi

“Soal 400 liter jatah rujab diberlakukan sejak zaman Pak Paulinus Domi masih menjabat sebagai Bupati Ende. Jadi droping kadang sebulan sekali dan adang dua sampai tiga bulan sekali salur ke rujab”, ujar Syahrir

Selain itu, mengenai aturan pembatasan penggunaan minyak tanah, belum diketahui Disperindag Ende, karena memang beliau (Mohamad Syahrir) baru menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ende. Tukasnya

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||