Bos PT. Berlian, Kusuma Sebut Tak Ada MOU Tertulis Dengan PT. Nirmala Cahaya Agung Ende

Kasus penangkapan 4 tersangka yang terbukti melakukan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar, yang menyeret anak buah Bos PT. Nirmala Cahaya Agung Ende, hingga kini masih terus bergulir.

Pasalnya keganggalan demi kejanggalan terus mencuat dugaan. Namun tidak menggelitik filing penyidik untuk mendalami penyelidikan untuk membongkar siapa dalang yang bermain dibalik kasus penyalahgunaan BBM jenis Bio solar yang terjadi beberapa waktu lalu.

Meskipun begitu, satu persatu lilitan benang yang mengusut perlahan direntangkan kembali. Namun, kekusutan tersebut, polisi dinilai belum mampu mengungkap pangkal dari biang keladi atas masalah itu, tetapi harapan masyarakat tetap menjadi ekspektasi yang mesti dijawab.

Sudah kurang lebih 6 tahun, PT. Berlian Lautan Sejahtera beroperasi di Kabupaten Ende. Namun selama beroperasi, menyangkut pengangkutan BBM jenis bio solar, Perusahan tersebut, tidak pernah membangun kerjasama alias MOU tertulis dengan pihak PT. Nirmala Cahaya Agung Ende yang bergerak dibidang transportir.

Dimana, menurut pengakuan Bos PT. Berlian Lautan Sejahtera Cabang Ende, Andy Kusuma mengatakan bahwa selama pengakutan BBM jenis solar dijalankan tahun 2017 silam, pihaknya hanya bermitra dengan pihak PT. Nirmala Cahaya Agung Ende.

Kemitraan yang dibangun tanpa kerjasama tertulis. Karena, Andy Kusuma menyampaikan bahwa prosedur pengakutan dijalankan hanya berupa surat permohonan pengangkutan BBM jenis solar untuk diangkut dan droping menuju Kapal KM. Niki Sejahtera.

Tanpa MOU Tertulis

Mengenai pengangkutan BBM, paling tidak dua hari sebelum Kapal sandar. Pihaknya mengajukan pembelian BBM solar kepada pihak Depot Pertamina Ende. Setelah pengajuan di acc oleh Pertamina Ende akan muncul nota berupa tagihan dari Pertamina. Terang Andy

Setelah Kapal tersebut masuk, PT berlian Lautan Sejahtera mengajukan surat berupa permohonan untuk pengakutan BBM Solar kepada pihak PT. Nirmala dan Pertamina Ende untuk angkut dibawakan ke Kapal.

Kemudian Nota tagihan tersebut, pihaknya mengirim ke kantor pusat Surabaya. Lalu, kantor pusat di surabaya melakulan pembayaran BBM solar langsung ke rekening Depot Pertamina Ende.

Sementra untuk jasa pengangkutan BBM solar, dihitung per/liter, Andy menyebutkan bahwa hitungannya per liter 70 rupiah. Dari situ akan dikalikan dengan 60 ton minyak solar. Sekitar, 4.2 juta rupiah. Kata andy

“Jadi pengajuan surat permohonan dilakukan sebelum dua hari Kapal Niki Sejahtera tiba di Pelabuhan Ende, pihaknya sudah mengajukan surat permohonan pengangkutan BBM jenis solar kepada Pertamina Ende”, papar Andy Kusuma

Dimana surat permohonan pembelian BBM jenis solar diajukan kepada pihak Depot Pertamina Ende. Sementara pengajuan surat permohonan pengangkutan diajukan ke pihak jasa transportir, PT Nirmala Cahaya Agung Ende.

“Jadi keduanya, antara Pertamina Ende dan PT. Nirmala Cahaya Agung Ende, keduanya kami kirimkan surat berupa permohonan pembelian dan pengangkutan”, ungkap Andy Kusuma kepada awak media

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||