Menyamar Jadi Polisi, Jatanras Tangkap Pelaku Penipuan di Ende

Mencatut nama polisi dengan berbagai dalih penyamaran diri sebagai polisi bukan masalah baru melainkan sebuah peristiwa usang yang lazimnya sering terjadi di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Namun bagi Jatanras Polres Ende, pelaku kejahatan tersebut, harus ditangkap dan diproses secara hukum. Karena perbuatan tersebut, terbukti telah mencederai nama baik dari institusi khususnya, Kepolisian Resor Ende.

Kamis, 20 Oktober 2022, Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Yance Kadiaman, dalam pres rilis yang dikirimkan, menuliskan bahwa pelaku penipuan berinisial ALS yang berpura – pura menjadi polisi.

Berdasarkan kepura – puraan itu, pelaku ALS nekad menipu 4 (empat) orang korban dengan menggunakan 1 (satu) buah pistol mainan dan 4 (empat) buah silet bridge, berhasil ditangkap Jatanras Polres Ende.

Dalam laporan, pelaku ALS mengaku bahwa dirinya sebagai Anggota Jatanras Kepolisian Resor Tasikmalaya agar dapat melakukan penipuan.

Modus Operandi pelaku, mendatangi Da’i ustad Abdullah Gymnastiar dan oleh-oleh. bertempat di Jalan Prof W Z Yohanes, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende.

Terlapor melakukan penipuan dengan cara mengaku dirinya sebagai salah satu anggota jatanras Polres Tasikmalaya. Dari penyamaran itu, pelaku meminjam uang sebesar Rp 9.000.000,Rp 4.000.000, Rp 6.000.000.

Tidak hanya uang, pelaku pula meminjam kain adat ende lio sebanyak 31 lembar dan 1 buah gelang emas seberat 5,3 gram guna mendatangi ustad AA GYM.

Setelah pelaku tersebut datang ke ende akan menggatikan setelah ATM yg di blokir sudah di buka sekitar 470.000.000,- (Empat Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah)

Sementara menyangkut total kerugian sebesar 55.000.000,- (lima puluh lima juta rupiah). Dalam poses hukum terhadap tersangka, telah memenuhi 2 (dua) alat bukti.

Namun mengenai perbuatan tersebut, berdasarkan pasal 378 KUHP, pelaku teracaman hukuman pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun

Selain itu, terhadap tersangka, proses akan ditingkatkan dari tahapan penyelidikan dinaikan status tersangka ke tahap penyidikan. Karena, pelaku telah memenuhi dua alat bukti yang cukup.

Menurur Yance Kadiaman, Jatanras Polres Ende telah menyita sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) buah pistol mainan, 4 (empat) buah silet LondonBridge yang dipaki pelaku untuk menpu ke- 4 korban

Sementara menyangkut kerugian yang dialami ke 4 korban, Yance Kadiaman mengatakan total kerugian yang dialami korban, mencapai sebesar 55 juta rupiah.

 

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||