Terjerat Kabar Burung Serilus Dianiaya, AP Resmi Ditahan Polisi

Kabar burung tersangkut bui, baru – baru ini, kasus penganiayaan terhadap seorang korban paruh baya bernama Serilus Lemba (SL) cukup menyedot keprihatinan publik terjadi di Kabupaten Ende, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pasalnya seorang pelaku berinisial AP nekad melakukan kekerasan fisik terjadap korban inisial SL, dimana, pelaku SL mendapat cerita bahwa SL telah melakukan pelecahan terhadap ponakan pelaku.

Berdasarkan cerita tersebut, pelaku AP nekada melakukan tindakm kekerasan serupa penganiayaan terhadap korban di kompleks kos – kosan milik pelaku Jalan Gatot Subroto, Kota Ende

Dalam keterangan pers, kadiaman menerangkan pada hari Sabtu tanggal 26 Nopember 2022, sekitar pukul 09.00 wita pelaku mendatangi korban yang saat itu sedang berada di kompleks, SD INPRES ENDE 7.

Menurutnya, setelah mendatangi korban, pelaku AP membawa korban menuju kos- kosan milik pelaku yang berada tidak jauh dari SD INPRES ENDE 7, tepat di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende timur, Kabupaten Ende,

Dari hasil pemeriksaan, alasan pelaku membawa korban karena pelaku mendapat cerita dari ponaan perempuan pelaku bahwa korban telah melakukan pelecehan terhadap ponaan pelaku tersebut.

Setelah di bawa ke kos- kosan milik pelaku, korban sempat ditanya oleh pelaku atas perbuatan yang dilakukan korban namun karena korban tidak menjawab jujur, dari situ pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.

Dimana pada saat pelaku AP melakukan penganiayaan terhadap korban SL, pelaku menyuruh seseorang yang ada di tempat kejadian tersebut untuk merekam kejadian penganiayaan tersebut.

“Setelah itu video penganiayaan tersebut di upload oleh pelaku ke status Wa sehingga Video tersebut ditonton oleh banyak orang dan menjadi Viral dan atas penganiayaan yang dilakukan tersebut korban mengalami sakit di sekujur tubuh korban”, Kata Kadiaman

Kadiaman mengatakan, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban karena korban tidak mengakui bahwa telah melakukan pelecehan terhadap ponaan pelaku

Untuk itu, terhadap tersangka telah memenuhi 2 (dua) alat bukti yang cukup karena telah melakukan perbuatan Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (1) KUHP.

Terhadap pelaku AP, dengan acaman hukuman pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun 8 (delapan) bulan dan denda paling tinggi 4500 rupiah. Terhadap tersangka telah dilakukan penahanan dimulai tanggal 27 Nopember 2022.

 

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||