NEWS  

Hasil Survei Terhadap Indeks Kepuasan Masyarakat, Kanis Poto : IKM Mencapai Target 77, 88 Persen

Mengenai hasilĀ Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) adalah data informasi tentang tingkat kepuasaan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat terhadap pelayanan aparatur penyelenggara pelayanan publik antara harapan dan kebutuhannya.

Salah satunya pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende, dimana dilihat dari hasil Indeks Kepuasan Masyarakat dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ende, Kanisius Poto, Rabu 28/12/22 diruang kerjanya mengatakan berdasarkan hasil survei, Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2022 berkategori A (sangat baik).

Dimana, menurutnya, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebelumnya di tahun 2021 ditargetkan hanya 77, 50 persen, justru mengalami peningkatan drastis hingga melampaui dari target tersebut.

“Peningkatan ini diperoleh dari hasil survei yang dibangun atas dasar kerjasama dengan pihak ke – 3, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) St. Ursula, Ende”, kata Poto Kanisius

Lebih lanjut Maria Aditha Bara menerangkan bahwa sesuai dengan perjanjian kerjasama daerah dengan pihak ketiga, DPMPTSP membebankan kepada STPM St Ursula dengan 2 (dua) kegiatan.

Kegiatan tersebut, meliputi survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap proses penyelenggaraan dan hasil yang dirasakan atas berbagai jenis pelayanan publik di Kabupaten Ende. Tentu gambaran secara objektif dan hasil nilainya dapat dipertanggung jawabkan.

Dari survei indeks kepuasan masyarakat yang dilakukan justru hasilnya baik karena melampaui target. Karena target di tahun 2022, 77,50 persen sementara berdasarkan hasil survei IKM yang dikaji dan analisis, tahun 2022 mencapai 77,88 persen.

Disamping itu, Maria mengatakan, berkaitan dengan aspirasi atau harapan masyarakat mengenai pelayanan publik yang perlu ditingkatkan dan program pembangunan di kabupaten ende yang harus menjadi prioritas.

Pihaknya meminta kepada STPM St. Ursula untuk melakukan survei terhadap tiga hal, terkait nilai kepuasan masyarakat. Peta presepsi dan masalah utama pelayanan publik. Bahan perumusan kebijakan dua tahun mendatang. Kemudian hasil laporannya berupa buku yang berstandar (International Standart Book Number) atau ISBN

“Ketiga hal tersebut penting dilakukan guna menghasilkan kebijakan baru oleh Pemerintah Kabupaten Ende terhadap pelayanan publik agar lebih efektif dan efisien di dua tahun mendatang”. Jelas Maria Aditha Bara

Hasil Survei : IKM Mencapai 77,88 Persen.

Dosen STPM St. Ursula Ende, Elias Cima mengatakan pihaknya mendapatkan kepercayaan melalui kerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende.

Kerjasama tersebut guna melakukan survei terkait dengan indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pada dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu ende serta terhadap kebijakan pemerintah kabupaten ende terhadap pembangunan.

“Jadi kita tidak hanya terfokus pada studi IKM tetapi juga bonusnya kita studi tentang harapan masyarakat terhadap kebijakan pelayanan dan pembangunan oleh pemerintah Kabupaten Ende”, kata Elias

Elias mengatakan terdapat empat hal yang disurvei, pertama survei mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan dan hasil yang dirasakan melalui pelayanan publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ende.

Kedua tingkat kepuasan masyarakat terhadap kebijakan penyelenggaraan publik yang dijalankan oleh pemerintah Kabupaten Ende. Ketiga, survei kegiatan pembangunan di Kabupaten Ende selama kurun waktu 2018 – 2022. Keempat terkait dengan harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik

Dari empat hal tersebut terdapat 9 unsur survei yang dimandatkan melalui Peraturan Menteri Nomor 14 tahun 2017, mengatur tentang pedoman penyusunan survei yang dikeluarkan oleh Menteri Pedayahgunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi RI.

Dari 9 unsur yang disurvei untuk ditanyakan kepada masyarakat terkait indeks kepuasan masyarakat, pertama tentang persyaratan yang dipenuhi dalam pengurusan suatu jenis pelayanan itu, baik teknis maupun administrasi.

Kedua tentang sistem mekanisme dan prosedur tata cara pelayanan yang dibakukan bagi pemberi dan penerima layanan. Ketiga waktu pelayanan, kemepat tarif pelayanan. Kelima produk dari hasil layanan yang diberikan.

Keenam kompetensi pelaksana Aparatur Negara. Ketujuh perilaku aparatur pelaksana. Kedelapan, tentang sarana dan prasarana. Kesembilan penanganan pengaduan. Dari 9 unsur tersebut kita menyanyakan kepada masyarakat.

Elias menerangkan, untuk mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat, pihaknya menggunakan metode kualitatif dengan menggunaan pengukuran Skala Riter yaitu Skala Psikometrik yang digunakan dalam kusioner angket.

Dari studi yang dilakukan, Elias menjelaskan populasi menyebar di 21 kecamatan se kabupaten Ende, yang menjadi basis penerima layanan perizinan maupun non perizinan. Sedang sampel yang diambil dari 21 kecamatan mencapai 75 sampel.

Kemudian, pihanya menggunakan unsur lain selain 9 unsur tersebut yaitu, unsur kepuasan masyarakat dan unsur opini publik tentang pelayanan dan unsur ekpektasi publik yang disurvei di masyarakat.

Sementara, Instrumen yang digunakan saat melakukan survei , meliputi kuisioner yang sifatnya kuantitatif berupa pertanyaan tertutup tetapi juga ada pertanyaan kualitatif dalam bentuk wawancara. Hal ini dilakukan untuk merekam harapan publik.

Berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat yang dilakukan, Elias megutarakan bahwa secara umum indeks kepuasan masyarakat terhadap Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ende mencapai 77,88 Terkategori Baik.

“Kalau kita menggunakan skala interval yang tertuang dalam Peraturan Menteri, itu interval 25 – 65 itu nilainya D. Interval 65 – 76 itu nilainya C. Interval 76 – 88 itu nilainya B. Dan Interval 88 – 100 itu nilainya A. Jadi hasil kemarin itu mencapai 77, 88 ini masuk dalam interval Baik”, terang Elias

Sementara yang ditargetkan tahun 2022 hanya 77,50 persen sedangkan pencapaian hasil survei melampaui dari yang ditargetkan hingga mencapai 77,88 persen. Artinya, indek kepuasan masyarakat atau IKM tahun 2022 sedikit mengalami peningkatan IKM.

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||