NEWS, OPINI  

PENAKU UNTUK NEGERIKU (Episode-1)

Episode 1, Oleh Servas Mario Patty.
(Kolumnis)

Rakyat Ende yang sangat kucintai. Kita bertemu kembali di bulan Januari 2023 setelah tahun 2014 saya ikut kontenstasi Pilkada Ende. Saat itu sahabat saya MJ I yang diurapi hingga MJ jilid II dilantik 2019-2024.

Kali ini saya akan ikut dalam perebutan kursi Ende 1 pada bulan November 2024. Untuk itu saya kembali mengangkat pena saya dan hari ini saya menyentuh lagi laptop untuk menggores, PENAKU UNTUK NEGERIKU ”

Rakyat Ende yang kucintai. Janji setiap pemimpin baru agar kota Ende akan menjadi kota yang bersih hanyalah janji. Akan dibangun kota yang indah dan bersih dari kota ke desa dan dari desa ke kota itu juga hanya janji politik.

Rakyat Ende yang dikasihi TUHAN. Strategi untuk mendapat dukungan dari rakyat adalah janji Politik yang manis-manis. Salah satunya, Ende menjadi “kota bersih dan hijau” atau “green and clean City.”

Sesungguhnya lebih mudah mewujudkan Ende sebagai Kota yang bersih dan hijau dari pada memimpikan Ende menjadi “Smart City” atau “Kota Cerdas.”

Ende menjadi Kota yang cerdas sangatlah sulit. Untuk terwujudnya kota yang cerdas sangat banyak syaratnya. Tidak mesti seperti Lippo Cikarang, Lippo Karawaci atau BSD (Bumi Serong Damai) namun cukup yang sangat sederhana. Pertama, jadikan Ende Kota bersih. Ada petugas kebersihan yang membersihkan kota Ende pagi dan sore.

Kedua, penataan kembali kantor-kantor milik Pemda. Kantor-kantor dimaksud ditata ulang atau direstorasi sehingga dapat disewa oleh swasta, bukan dibiarkan terlantar, rumput bertumbuh subur menjadi “sampah kota” atau “city rubish.”

Selama blusukan dari April ke Desember 2022 banyak hal yang ditemukan baik di kota Ende maupun di setiap kecamatan.

Masih di sekitar kota, jika ingin mengubah Ende sebagai Kota yang bersih dan hijau. Lakukan sekarang juga mumpung masih ada waktu. Lebih baik kita jadikan Ende sebagai Kota Cerdas atau Smart City. Masih ada kesempatan buat bupati sekarang. Jika nyali seorang kepala daerah besar, jadikanlah Ende sebagai Kabupaten Cerdas. Memang itu pekerjaan yang sangat berat. Jika program kerja seorang calon atau kepala daerah biasa-biasa saja maka jadilah kabupaten Ende dengan ibukotanya juga biasa- biasa saja.

Smart City, khusus dibangun ibukota Ende bersih dan hijau.

Dibangun infrastruktur listrik tanpa kabel bergantungan di dalam kota. Semua kabel listrik ditanam di bawah tanah seperti di Lippo Cikarang atau BSD.

Di dalam kota dan setiap kecamatan akan dijadikan digital area atau electronic area. Dengan digital area atau Digital Regency maka akses internet untuk siswa/i dan masyarakat luas dapat tercapai karena Ende harus memiliki satelit sendiri yg bergabung dengan 3 kabupaten tentangga agar murah bayar satelitnya. Jika kabupaten tetangga tidak bersedia maka Ende harus Mandiri menggunakan satelit sendiri.

Dunia sudah berada pada revolusi industri kelima atau 5.0 tidak bisa kita hindari kebutuhan akan internet. HP Android sudah menjadi kebutuhan utama siswa/i dan masyarakat umum.

Selama tujuh bulan saya melakukan blusukan sejak April 2022 sampai November 2022 bahwa janji pemerintah agar Ende menjadi kota bersih menjadi prahara kehidupan rakyat kota, belum lagi di desa-desa yang kotor.

Untuk Smart City akan dibangun drainase yg lebar dan dalam menuju ke laut. Kita bisa belajar dari Italy. Saya baru dua kali ke Italy, 2010 dan 2011, di sana saya belajar banyak tentang Kota Roma. Jalan-jalannya kecil. Seperti di Ende, mereka tidak ubah jalan dari kekaisaran Romawi hingga sekarang. Jalan yang kecil dibuat satu arah.

Ende harus dibuat drainase yg lebar agar kota Ende tidak kebanjiran yang menyebabkan rusaknya jalan setiap tahun, maka ada beberapa jalan harus satu arah.

Pembangunan infrastruktur Kota Ende tentang listrik harus di bawah tanah dan sistem drainase yg lebar dan dalam.Pembangunan butuh waktu 5 tahun paling cepat pengerjaannya.

Pembangunan jalan dengan menggunakan construction beton yaitu coran jalan seperti jalan Toll menggunakan Nano Technology atau Teknologi Nano yg disebut 1/1 Milyar. Kita menggunakan teknologi polymer yaitu melalui penyuntikan polymer ke semen. Jalan di dalam kota akan berusia ratusan tahun seperti jalan Toll.

Cara pengerjaan bisa siang dan malam. Jika bagian kiri dikerjakan, bagian kanan bisa dilalui kendaraan dan manusia. Sebaliknya jika jalan-jalan sebelah kiri selesai, kita lanjutkan jalan-jalan sebelah kanan.

Anggaran untuk restorasi jalan dengan metode teknologi nano diperkirakan 7 trilyun lebih.

Pembangunan infrastruktur untuk listrik dari PLN. Pembangunan infrastruktur lainnya seperti rumah rumah mantan bupati mulai dari Luois Monteiro kurang lebih 10 m.

Total anggaran untuk infrastruktur kantor daerah, abrasi laut untuk masyarakat tepi pantai, dan pondasi untuk menopang tanah longsor di atas 10 T. 10 T untuk kabupaten Ende sebagai Kabupaten sejarah, Kabupaten Pariwisata, Kabupaten adat dan kabupaten Toleransi beragama, dan kabupaten Legenda atau Mitos adalah suatu anggaran yang tidak besar.

Ende akan menjadi Kabupaten digital atau diigital Regency. Ende akan menjadi Kota Cerdas atau Smart City. Ende akan menjadi Kota bersih dan hijau atau Clean and Green City. Ende akan menjadi kabupaten pariwisata atau Tourism Regency. Ende akan menjadi kabupaten adat atau Traditional Regency. Ende akan menjadi kabupaten Legenda atau Legendary City.

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||