PENAKU UNTUK NEGERIKU (Episode-7)

Ende Peduli Sepuluh Ribu
Episode 7
Oleh: Servas Mario Patty
(Kolumnis)

Rakyat Ende yang sangat saya cintai. Episode 7, saya menulis tentang “Ende peduli Sepuluh Ribu.” Program Ende Peduli 10.000, teringat kita akan program Emil Salim yaitu Program Minang Peduli Seribu.

Dengan program Ende Peduli Sepuluh Ribu”, maka kita dapat mengumpulkan banyak uang untuk pembangunan Gereja, Masjid dan pura.

Selain memperhatikan kesejahteraan ASN, kita juga menggerakkan ASN untuk peduli Ende SEPULUH RIBU RUPIAH setiap bulan. Program ini berlaku untuk seluruh rakyat Ende yang berdomisili di Ende, rakyat Ende di seluruh Indonesia sebagai Diaspora di setiap kabupaten atau kota, juga semua diaspora yang berdomisili di Ende.

Kita berhitung untuk ASN Ende paling sedikit 10.000 orang x Rp 120.000 = Rp 1.200.000.000.- (satu milyar, dua ratus juta rupiah). Jika 5 tahun, maka ASN bisa menyumbang pembangunan Gereja, Masjid dan pura sebesar Rp 6.000.000.000.- (enam milyar rupiah).

Apabila dalam waktu 10 tahun, maka ASN bisa membangun Gereja, Masjid dan pura sebesar Rp 12. 000. 000. 000,- (dua belas milyar rupiah).

Apabila rakyat Ende yang berdomisili dan bekerja di Ende, ada 30.000 orang, maka jumlah uang peduli Ende sepuluh ribu per bulan Rp 3. 600. 000. 000,- (tiga milyar enam ratus juta rupiah). Jika satu tahun berarti 12 x 3. 600. 000. 000,- Rp 43.200.000.000,- (empat puluh tiga milyar dua ratus juta rupiah).

Untuk mengumpulkan penyumbang 30.000 sampai 50.000 orang tidaklah mudah, namun kalau dalam bentuk “Gerakan” atau “Movement” tidaklah susah, apalagi saya dipercaya oleh rakyat Ende pada tahun 2024 menjadi bupati.

Contoh:
Setiap bulan:
Bupati menyumbang Rp 1.000.000,-
Istri Bupati
Rp 500.000,-
Sekda …
Istri Sekda ….
Ketua DPRD ….
Istri Ketua DPRD ….
Anggota DPRD …..
Istri anggota DPRD ….
ASN … Rp 10.000,-.
Kontraktor …..
Pengusaha …..
Pedagang kecil dan menengah …..
Rakyat Ende yang berdomisili di Ende ….
Diaspora Ende yang ada di seluruh Indonesia ……………

Dari dana peduli Minang Seribu, akhirnya Minang memiliki bank. Banyak masjid dibangun. Kenapa setelah membangun rumah-rumah ibadat kita tidak bisa mempunyai bank? Mulailah dengan Rp 30.000.000.000 (tiga puluh milyar rupiah) untuk mendirikan bank kecil.

Pemerintahan EMAS adalah pemerintahan yang harus menggunakan keuangan negara sesuai Juklak/Juknis. Uang Negara digunakan seefisien mungkin agar penggunaannya tepat sasaran.

Memulailah dengan mendirikan beberapa BUMN kecil, lambat laun akan menjadi besar.

Judul Episode 7 adalah ENDE PEDULI SEPULUH RIBU. Agenda utamanya adalah untuk pembangunan rumah-rumah Ibadah. Setelah itu kita lihat apa yang sangat mendesak. Kita gunakan dana Ende Peduli Sepuluh Ribu untuk membangun hotel-hotel milik Pemda Ende. Atau mendirikan BUMD.

Dari tahun 2014 hingga hari ini, 2023 Proposal untuk pembangunan rumah-rumah ibadah terus diajukan kepada para donatur namun sulit tuntas pembangunan rumah-rumah ibadat, oleh karna itu saya membuat program “Ende Peduli Sepuluh Ribu.”

Cukup dengan bersatunya 100 orang pengusaha asal Ende di seluruh Indonesia, maka pembangunan rumah-rumah ibadat dapat terlaksana. Sudah saatnya rakyat Ende tidak hanya meminta, namun mulailah dengan memberi walaupun dalam jumlah yang kecil.

Sumbangkan uangmu Sepuluh Ribu Rupiah Per Bulan selama 12 bulan untuk Ende Tercinta.

Memulailah tahun kedua sampai tahun kesepuluh. Sumbangkan milikmu untuk negerimu.

Sukseskan “Program Sepuluh Ribu untuk Sepuluh Tahun.”

Sampai di sini perjumpaan kita kali ini.

Kita berjumpa kembali pada Episode 8 (Delapan).

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||