Bola Api Ditelapak Fajar

Puisi : Rian Laka

Bila bersuara
Malam membara
Puisi ku mengembara
Mengelilingi setiap bara
Api yang membakar aura
Ku sajaki pena setajam tara

Api menyerupai bola
Digiring hingga menyala
Ditendang mengenahi piala
Jatuh terkapar tanpa pahala
Rupanya fajar takan mengala
Sebelum senja surut di bianglala

Adakah bola api serupa embun
Bila rintik mampu menyuburi kebun
Dalam kedua saku celana yang ditenun
Oleh sepuluh jemari yang tak sopan santun
Sembari mengolok sang fajar bagai film kartun
Hingga terjerat delai petualang berita bak pantun

Ah.. pada intinya asumsi
lebih tajam dari sebuah misi
Visi di sulap sehari jadi remisi
Bak dana jepretan semurah terasi
Merekat dibilik lensa yang pucat pasi
Akan ku panggil kau boneka agar kuatasi

Untuk sajak ini, Maaf
Bila malam menyambar saraf
Setelah fase ini usai, akan ku paraf
Hidup yang lama kendur, mati dan pasif
Seperti sifat yang melayu dijamah sensitif
Hingga teras akal ku berubah jadi konsumtif

Tepi Jalan Ende, selasa 17 Januari 2023

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||