Macet Pengawasan Disperindag Ende, Harga Minyak Tanah Subsidi Kembali Ngeliar di Pasaran

Mecetnya pengawasan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ende, kembali menyedot perhatian publik. Pasalnya harga minyak tanah subsidi kembali ngeliar di sejumlah pasar rakyat dalam dan luar kota Ende.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ritmeflores.com bahwa harga minyak tanah subsidi kembali dipompa oleh pengecer. Dimana para konsumen merasa merugi akibat harga minyak di pasar dalam kota Ende maupun yang lebih terpukul diluar kota Ende, menelan nasib serupa.

Dalam wawancara Ritmeflores.com, kepada salah seorang warga Kecamatan Wolowaru, Kosmas mengatakan bahwa harga minyak tanah subsidi melonjak di pasaran. Ada yang perbotol 7 ribu dan ada pula 10 ribu dijual di pasaran.

“Saat saya jalan pasar di Moni Koanara. Saya beli minyak tanah subsidi tapi harganya mahal ada yang 7 ribu dan ada juga harga per botol 10 ribu. Meskipun harga mahal tetapi saya tetap beli”, ungkapnya

Dirinya berharap kepada pihak Disperindag Ende dapat melakukan sidak disejumlah pasar diluar kota termasuk pasar Moni dan Wolowaru untuk menertibkan harga minyak tanah subsidi yang semakin ngeliar di pasaran.

“Saya minta Pemerintah dalam hal ini Disperindag Ende untuk perketat pengawasan. Karena kalau tidak, kami para pembeli akan merasa merugi. Jadi semoga Disperindag Ende bisa mendengar keluhan kami orang kampung”, kata Kosmas

Sementara, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende, Mohamad Syarir belum bisa dikonfirmasi oleh Ritmeflores.com

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||