“Marak Distributor Siluman”, Pemerintah Dinilai Tak Berdaya Halau Peredaran Rokok Ilegal di Ende

Hampir puluhan tahun, sejumlah rokok bermerek baru yang diduga ilegal beredar secara masif di pulau Flores umumnya dan Kabupaten Ende khususnya. Dari maraknya peredaran itu, Pemkab Ende dianggab tidak berdaya menghalau masifnya peredaran rokok ilegal di Kota Pancasila.

Dalam data yang dikantongi Ritme Flores, terdapat sejumlah rokok bermerek baru, yakni rokok Arrow, Cappucino, King Gareth, Trans dan Seven begitu masif beredar tidak hanya di Kota namun peredaran tersebut lebih masif ke Desa – Desa se – Kabupaten Ende.

Namun, hadirnya sejumlah rokok bemerek baru di Ende, terjadi diluar kontroling Pemkab Ende sebagai leading pencegahan. Sehingga tidaklah heran, sejumlah rokok ilegal tersebut secara liar dan masif beredar di Kota Pancasila.

Meski demikian, tidak memantik naluri Pemerintah Daerah Kabupaten Ende melalui Forkompimda Ende untuk berupaya melakukan koordinasi dengan pihak Beacukai Labuan Bajo untuk dilakukan tindakan pengawasan terhadap para distributor – distributor nakal.

Kepala Dinas Perdagangan Ende, Mohamad Syaril ketika diwawanca via telepon Whatsapp, Kamis 16 Mei 2024 begitu enggan memberikan komentar terkait melejitnya peredaran sejumlah rokok ilegal di Ende.

Marak Distributor Siluman

Padahal peran Disperindag Ende yang menjadi leading sektor pengawasan dibawah pimpinan Mohamad Syaril untuk melakukan pengawasan teterhadap masuk – keluar – nya, sejumlah rokok ilegal di Ende. Ungkap, Germas PMKRI Cabang Ende, Karson

“Harusnya Disperindag Ende menjadi garda terdepan melakukan proyeksi dan kontroling terhadap keluar dan masuknya barang – barang yang diekspor maupun di impor dari luar Jawa ke – Kabuapten Ende”, Ujarnya

Namun akibat kelalaian Pemerintah dalam melakukan koordinasi menyebabkan sejumlah barang termasuk rokok ilegal bebas beredar di Kabupaten Ende.

Melihat realita ini, Karson mengeritik bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Ende dinilai tak berdaya dalam melakukan upaya pengawasan untuk menghentikan lajunya peredaran rokok ilegal di Ende.

Ia menilai, Pemkab Ende terlalu apatis untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran tersebut. Sehingga, tak heran jika distributor – distributor liar dan nakal yang disebut seperti siluman itu kian marak berbisnis ilegal di Ende.

Mengakui Keterbatasan

Sementara, Kepala Seksi Kepatuhan dan Penyuhan Beacukai Labuan Bajo, Ahmad Faesol mengakui keterbatasan untuk melakukan tugas pengawasan terhadap lajunya peredaran rokok ilegal di ‘Flores umumnya dan Ende khususnya’.

Keterbatasan itu, menurut Ahmad Faesol bahwa hal itu dipicu oleh luas- nya zona pengawasan yang menyebabkan pihaknya kesulitan dalam melakukan kontroling dan penindakan.

“Dengan zona pengawasan yang begitu luas dan keterbatasan personil menyebabkan kami kesulitan dalam melakukan pengawasan untuk mencegah peredaran sejumlah rokok ilegal di Ende – Flores”

Oleh : Rian Laka

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||