Terkait Dugaan Rokok Ilegal di Kota Ende, Ahmad Faesol : “Sebelum Penindakan, Kami Harus Melakukan Validasi”

Terkait maraknya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Ende khususnya dan Pulau Flores umumnya, memantik Pusat Beacukai Labuan Bajo, angkat bicara.

Melalui Kepala Seksi Kepatuhan dan Penyuluhan Beacukai Labuan Bajo, Ahmad Faesol, ketika di wawancara melalui Telepon Whatsapp, Kamis, 16 Mei 2024, malam.

Pada umumnya, Ia menerangkan bahwa pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dilakukan secara 2 (dua) tahap. Yakni pertama Pencegahan dan kedua, penindakan.

Pada tahap pencegahan, dilakukan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat. Tujuan itu untuk memberikan edukasi tentang rokok.

Pada tahap kedua, pihaknya akan melakukan kerjasama bersama seluruh stakeholder termasuk masyarakat.

Tujuannya itu untuk mendapatkan informasi terkait beredarnya rokok yang diduga ilegal di Ende maupun Flores umumnya.

Dari kerjasama yang dilakukan itu, sambung Ahmad Faesol, masyarakat dapat memberikan informasi terkait dengan sejumlah rokok ilegal yang ditemukan di pasar.

Validasi Sebelum Penindakan

Dari informasi tersebut, pihaknya akan melakukan Validasi. Salah satu validasi yang dilakukan itu dengan mengidentifikasi setiap rokok yang diduga ilegal.

Dari hasil validasi itu, semisal rokok tersebut dinyatakan ilegal atau tanpa mengantongin izin Beacukai maka akan dilakukan penindakan oleh Beacukai. Terang Ahmad

Maka itu, menurutnya terkait sejumlah rokok bermerek baru yang beredar di Ende, seperti Arrow, Cappucino, King Gareth, Trans dan Seven yang diduga ilegal, pihaknya akan melakukan validasi terlebih dahulu.

“Validasi dilakukan baik secara tempat, kemasan dan mereknya agar divalidasi. Jika hasil validasi itu ilegal maka kita akan lakukan penindakan”, ungkap Ahmad

Sehingga, sambung dia, dari hasil validasi tersebut, pihaknya akan melakukan penindakan baik dalam bentuk operasi pasar maupun dalam bentuk operasi mandiri.

Namun, terkait masifnya distributor siluman yang menjadi tameng penyalur sejumlah rokok ilegal di Kabupaten Ende hingga saat ini belum berhasil di bongkar.

Sementara, pihak Kepolisian Resor Ende, hingga kini belum dikonfirmasi Ritme Flores terkait dugaan adanya distributor siluman yang nakal menjual sejumlah jenis rokok yang diduga ilegal di Ende.

Oleh : Rian Laka

slot ||
slot88 ||
Server Thailand ||
Slot Gacor Maxwin ||
Slot gacor ||
slot online||
Slots ||
SBOBET||
game slot
daftar slot ||
slot game||
poker online
slot thailand||
game slot online||
situs slot||
slot gacor online||
situs slot terbaru||
slot terbaru||
idn slot||
slot gratis||
https://voiceofserbia.org||
https://tibetwrites.org/||